<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="108037">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PERAN KESEHATAN KELUARGA PENDERITA KUSTA DI DESA LUBUK BATEE KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nur Hafni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit  kusia merupakan masalah kesehatan di Indonesia yang menimbulkan dampak yang sangat kompleks. Masalah yang dimaksud bukan hanya dan segi medis.	akan  tetapi  meluas  sampai  pada  masalah  sosial,  ekonomi,  budaya, keamanan  dan   ketahanan  nasional.   Dampak  penyakit  tersebut   sederrukian besarnya sehingga menimbulkan keresahan yang sangat mendalam, tidak hanya pada penderita itu sendiri tetapi juga pada keluarganya    dan rnasyarakat seknarnya Penyakit kusta selain disebabkan oleh  faktor biologis (Mycobacterium leprae) Juga dapat disebabkan oleh faktor lingkungan  sosial, ekonorm, ras, kebiasaan, adat budaya serta gaya hidup dan  masyarakat uu sendm   Oleh karena itu berbagai fakior sosial  budaya  sepcrti  tingkat  pendidikan,  pekerjaan, kondisi  ekonorm,&#13;
pengetahuan, kepercayaan, sikap, nilai dan kebrasaan dalam keluarga merupakan suatu hal yang dianggap sangat mcmpengaruhi pengobatan dim dan kcteraturan berobat pads penderita kusta. Penyakit kusta bila udak diobaii secara dini dan tcratur  akan  meningkatkan  angka  prevalensi  kusta  di  masyarakat.  Kerangka konsep yang digunakan    adalah berdasarkan teon sistern.   Desain penelitian    adalah deskriftif eksploratif dengan teknik non probability sampling. Sam pel penelitian berjumlah 74 orang dan alat pengumpulan data berbenruk   kuesioner yang memuat&#13;
31 pernyataan.  Data basil penelitian dianalisis secara manual dan menggunakan tabel distribusi frekwensi. Dari hasil penelinan diperoleh persepsi masyarakat tentang peran kesehatan keluarga penderita kusta duinjau dan mengenal masalah berada pada kategori kurang (6] %),  mengarnbil keputusan pada kategori baik (84%), rnemberi perawatan pada kategori baik (68%), menciptakan Iingkungan pada kategori baik (72 %),  dan memanfaatkan fasilitas kesebatan pada kategori kurang (65%).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci    :    Persepsi, masyarakat, peran kesehatan keluarga, kusta&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LEPROSY - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PUBLIC HEALTH</topic>
 </subject>
 <classification>616.998</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>108037</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-06 09:13:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-06 15:03:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>