<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107995">
 <titleInfo>
  <title>UJI TOKSITAS EKSTRAK AMPAS DAUN SERAI WANGI (CYMBOPOGON NARDUS (L.) RANDLE) TERHADAP MORTALITAS LARVA INSTAR II CHRYSODEIXIS CHALCITES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAULINDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Biologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci: Serai wangi, Chrysoideixis chalchites, mortalitas, perilaku &#13;
Chrysodeixis chalcites termasuk salah satu jenis hama yang merusak tanaman. &#13;
Pengendalian hama ini yang ramah lingkungan dapat menggunakan insektisida &#13;
nabati, salah satunya yaitu ampas daun serai wangi. Serai wangi (Cymbopogon &#13;
nardus) merupakan tumbuhan yang mengandung senyawa kimia yang dapat &#13;
menghambat dan mematikan hama tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui &#13;
pengaruh pemberian ekstrak ampas daun serai wangi terhadap mortalitas Larva Instar &#13;
II Chrysodeixis chalcites, ektstrak ampas daun serai wangi, dan mengetahui &#13;
pegaruh pemberian ekstrak terhadap tingkah laku Larva Instar II Chrysodeixis &#13;
chalcites. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pola Rancangan &#13;
Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang &#13;
digunakan adalah (kontrol negatif), (5000 ppm), (10000 ppm), (15000 &#13;
ppm), (20000 ppm) dan (300 ppm decis/ kontrol positif). Penelitian ini &#13;
menggunakan 10 individu larva dalam setiap wadah penelitian dengan jumlah &#13;
seluruhnya 240 individu Larva. Data dianalisis menggunakan Analisis Varian &#13;
(ANAVA) dan dilakukan analisis lanjut berupa uji jarak nyata Duncan (JNTD) serta &#13;
dilakukan analisis regresi probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai &#13;
 &gt; = 123 &gt; 2,77 dengan menggunakan α = 0,05. Pemberian ekstrak &#13;
ampas daun serai wangi berpengaruh nyata terhadap mortalitas larva. Konsentrasi &#13;
 ekstrak yang menyebabkan 50% larva mati adalah 10.000 ppm. Tingkah laku &#13;
bergerak larva memperlihatkan kegelisahan, yang sebelumnya aktif kemudian semakin &#13;
melambat, perubahan tingkah laku makan larva juga semakin melemah seiring &#13;
peningkatan konsentrasi. Simpulan penelitian ini adalah ekstrak ampas daun serai &#13;
wangi dapat menyebabkan mortalitas dan perubahan perilaku makan dan bergerak&#13;
Larva Instar II Chrysoideixis chalchites.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FRAGRANCE PLANTS</topic>
 </subject>
 <classification>635.968</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107995</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-05 10:19:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-09 10:27:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>