<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107972">
 <titleInfo>
  <title>PENYESUAIAN DIRI PADA MAHASISWA BARU DENGAN METODE PEMBELAJARAN HYBRID DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IIN NAZERIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Unsyiah</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Masa transisi dari SMA ke jenjang perguruan tinggi memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan perilaku, kognitif serta afektif seorang individu dalam menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi lingkungan. Ketidakmampuan mahasiswa dalam melakukan penyesuaian diri dilingkungan perkuliahan berdampak terhadap berbagai aspek seperti perasaan terisolasi, kesepian,masalah akademik, hingga panjangnya masa studi. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyesuaian diri pada mahasiswa baru dengan metode hybrid di Universitas Syiah Kuala (USK). Penelitian ini mengunaka 74 mahasiswa baru di USK. Penelitian ini menggunakan modifikasi kuesioner SACQ dari Baker dan Siryk (1984). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi Academic Adjustment, sebanyak 10 orang (13.5%) masuk dalam kategori tinggi, sebanyak 43 orang (58.1%) masuk dalam kategori sedang, dan 21 orang (28.4%) masuk dalam kategori rendah. Dimensi Social Adjusment, sebanyak 7 orang (9.5%) masuk dalam kategori tinggi, sebanyak 46 orang (62.2%) masuk dalam kategori sedang, dan 21 orang (28.4%) masuk dalam kategori rendah. Dimensi Personal-emotional Adjusment, sebanyak 14 orang (18.9%) masuk dalam kategori tinggi, sebanyak 40 orang (54.1%) masuk dalam kategori sedang, dan 20 orang (27.0%) masuk dalam kategori rendah. Di dimensi Goal-commitment institutional attachment, tidak ada yang masuk dalam kategori tinggi, sebanyak 52 orang (70.3%) masuk dalam kategori sedang, dan 22 orang (29.7%) masuk dalam kategori rendah. Penelitian ini menggunakan uji crosstab dengan analisis chi-square test for independence. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan antara tahun ajaran dengan penyesuaian diri pada mahasiswa baru dengan perolehan nilai pada dimensi academic adjustment p=0,001</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107972</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-04 11:39:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-04 11:56:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>