<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107935">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadhira Nisrina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Secara umum wanita beresiko mengalami anemia. Remaja putri memiliki resiko menjadi lebih tinggi dikarenakan remaja putri mengalami menstruasi pada setiap bulannya sehingga kadar hemoglobin yang terkandung dalam darah juga ikut terbuang dan cadangan zat besi dalam tubuh menjadi berkurang akibat menstruasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di Sekolah Menengah Atas (SMA) Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini menggunakan desain deskripsi kolerasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian sebanyak 607 remaja putri, dengan jumlah sampel 95 responden menggunakan teknik pengambilan sampel proportional random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pola menstruasi dan instrumen penelitian yaitu menggunakan alat hemometer digital untuk melihat kadar hemoglobin (Hb) pada remaja putri. Penelitian ini menemukan bahwa dari 95 remaja putri, terdapat 59 orang (74,7%) yang tidak anemia dengan pola menstruasi tidak normal dan pola menstruasi normal sebanyak 11 orang (68,8%). Sedangkan remaja putri yang mengalami anemia dengan pola menstruasi tidak normal sebanyak 20 orang (25,3%) dan pola menstruasi normal sebanyak 5 orang (31,3%). Hasil uji bivariat yang dilakukan menggunakan uji Chi Square didapatkan hasil (P-value 0,756) atau (P-value &gt;0,05) yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Hasil penelitian ini menjadi perhatian khusus bagi remaja putri agar memperhatikan pola hidup yang sehat dengan mengonsumsi makanan gizi seimbang dan beristirahat yang cukup.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MENSTRUATION - HUMAN PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CARDIOVASCULAR DISEASES - HUMANS - INCIDENCE</topic>
 </subject>
 <classification>614.591</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107935</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-03 16:53:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-04 09:51:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>