<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107858">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA JOB CRAFTING DENGAN KEBERMAKNAAN KERJA PADA GURU SEKOLAH MENENGAH DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAHRATUL FAJRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Unsyiah</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banyaknya peran dan tugas yang harus dipenuhi dapat mengurangi pengalaman kebermaknaan kerja yang dirasakan oleh guru. Kebermaknaan kerja yang rendah selanjutnya akan berdampak pada kinerja guru dan kualitas pendidikan yang dihasilkan.Peningkatan kebermaknaan kerja salah satunya dapat dilakukan melalui job crafting, yaitu perilaku proaktif individu untuk menyeimbangkan antara tuntutan tugas dengan sumber daya yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara job crafting dengan kebermaknaan kerja pada guru sekolah menengah di Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan menggunakan purposive sampling sebagai teknik penentuan sampel. Responden dalam penelitian terdiri dari 273 orang guru dengan pengalaman kerja minimal 10 tahun dan bekerja di Kota Banda Aceh. Alat ukur yang digunakan berupa Work and Meaning Inventory yang diadaptasi dari Steger, Dik, dan Duffy (2012) dengan reliabilitas 0.865 dan Job Crafting Scale yang diadaptasi dariTims, Bakker, dan Derks (2012) dengan reliabilitas 0.876. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara job crafting dan kebermaknaan kerja dengan taraf kekuatan hubungan yang cukup (p:0.000; r:0.370).Pengembangan diri yang dihasilkan dari perilaku job crafting dinilai sebagai salah satu dampak positif dari pekerjaan terhadap diri individu. Sehingga dengan melakukan job crafting, individu dapat menentukan metode yang sesuai dengan kebutuhan dirinya dalam melaksanakan pekerjaan agar sesuai dengan arti kebermaknaan kerja yang diinginkan. &#13;
&#13;
Kata kunci:guru, job crafting, kebermaknaan kerja</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107858</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-03 09:45:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-03 09:58:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>