HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA NYERI KRONIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA NYERI KRONIK


Pengarang

Gebrina Fitria - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nurhasanah - 198307172015042003 - Dosen Pembimbing I
Juanita - 198401132015042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1912101010023

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.84

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Semakin bertambahnya usia maka kemampuan fisik dan psikologis seseorang akan menurun, hal ini ditandai dengan berbagai macam penyakit yang timbul yang disertai dengan nyeri kronik. Sensasi nyeri yang muncul akan menggangu aktivitas sehari-hari seperti kecemasan dan bahkan dapat mempengaruhi kualitas tidur lansia tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia nyeri kronik. Jenis penelitian ini adalah studi korelasi dengan desain cross sectional study dan populasi pada penelitian ini adalah lansia di kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 343 responden dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan instrumen Geriatric Anxiety Scale (GAS) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) yang telah teruji valid dan reliable dengan nilai cronbach alpha (0,93 dan 0,75). Hasil menunjukkan sebanyak 192 lansia (56%) mengalami tingkat kecemasan sedang, sedangkan 325 lansia (94.8%) memiliki tingkat kualitas tidur yang buruk. Hasil uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia dengan nyeri kronik (p=0.00). Direkomendasikan kepada petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan tentang kecemasan dan kualitas tidur, baik di puskesmas maupun di rumah sakit di Banda Aceh sebagai upaya promotif guna menururkan tingkat kecemasan dan kualitas tidur yang buruk.

As a person gets older, their physical and psychological abilities will also decrease, this is indicated by various diseases that arise accompanied by chronic pain. The sensation of pain that appears will interfere with daily activities such as anxiety and can even affect the sleep quality of the elderly. The purpose of this study was to determine the correlation between anxiety levels and sleep quality in the elderly with the chronic pain. Type of research was a correlation study with a cross-sectional study design, the population in this study is the elderly in Baiturrahman sub-district, Banda Aceh. The sampling technique used purposive sampling method with a total sample of 343 respondents and data collectied by guided interviews using the Geriatric Anxiety Scale (GAS) and Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) instruments which had been tested valid and reliable with Cronbach alpha value (0.93) and 0.75). The results showed that 192 elderly (56%) experienced moderate levels of anxiety, while 325 elderly (94.8%) had poor sleep quality. The results of the Chi-Square test showed that there was a correlation between anxiety level and sleep quality in the elderly with chronic pain (p=0.00). It is recommended for health workers to provide counseling about anxiety and sleep quality, both puskesmas and hospitals in Banda Aceh as a promotive effort to reduce anxiety levels and poor sleep quality.

Citation



    SERVICES DESK