<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107786">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN SISTEM PENYIMPANAN RNBARANG SEBAGAI ACUAN PEMANFAATAN RNRUANG KOSONG MENGGUNAKAN RNPENDEKATAN HUMAN CENTERED DESIGN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ARINDA FEBRYOLA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indekos atau rumah sewa merupakan kebutuhan primer bagi mahasiswa/i luar daerah. &#13;
Namun, biaya sewa indekos atau rumah ini menjadi beban kala mahasiswa/i sedang &#13;
dalam periode libur kuliah, ataupun dalam masa pandemi lalu mahasiswa/i tetap &#13;
menyewa indekos atau rumah sebagai tempat menyimpan barang-barang mereka. &#13;
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menekan biaya sewa ialah memindahkan &#13;
barang di indekos atau rumah sewa ke ruang penyimpanan sementara atau sering &#13;
disebut dengan gudang. Konsep seperti ini juga kerap dikenal dengan self storage. &#13;
Oleh karena itu terdapat suatu aplikasi penyewaan ruangan kosong yang bernama &#13;
Ruang yang dapat bermanfaat untuk mengurangi biaya sewa indekos atau &#13;
rumah. Penelitian ini akan dilaksanakan dengan menggunakan metode analisis &#13;
perancangan sistem Human Centered Design (tahap Inspiration dan Ideation) dan &#13;
pengembangan perangkat lunak Scrum (tahap Implementation). Proses pengembangan &#13;
aplikasi website menggunakan framework Flask. Pengujian fungsionalitas aplikasi &#13;
menggunakan Black Box testing dengan metode Equivalence Partitions menghasilkan &#13;
semua test case mendapatkan hasil yang sesuai (valid) yang berarti sistem telah sesuai &#13;
dengan rancangan dan berhasil dijalankan. Pengujian usability aplikasi dilakukan &#13;
menggunakan USE Questionnaire dengan skala likert 7 poin terhadap 15 orang &#13;
responden yang terdiri dari pemilik indekos, pemilik rumah dan mahasiswa. Hasil &#13;
kuesioner mendapati nilai persentase kelayakan aplikasi pada semua aspek usability &#13;
adalah sangat setuju yang menandakan aplikasi dapat diterima dengan sangat baik oleh &#13;
pengguna.&#13;
Kata kunci: Flask, Python, Human Centered Design, Scrum, Properti, Sharing economy, &#13;
E-commerce, Self-storage&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107786</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-02 12:04:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-02 12:13:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>