<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107771">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN WEIGHTED OVERLAY UNTUK KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI WILAYAH PERI-URBAN KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKI NABILAH SILMINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA - Informatika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Wilayah peri-urban merupakan suatu kawasan yang sangat rentan mengalami suatu masalah terkait dengan perubahan penggunaan lahan. Kawasan permukiman merupakan kawasan yang berada di luar kawasan lindung yang digunakan sebagai lingkungan untuk tempat tinggal masyarakat yang berada di wilayah perkotaan dan perdesaan. Salah satu cara untuk mempercepat proses analisis penyimpangan penggunaan lahan adalah dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyajikan pemetaan permukiman eksisting, menganalisis klasifikasi kesesuaian lahan permukiman, dan menganalisis hasil kesesuaian lahan permukiman dengan permukiman eksisting di wilayah peri-urban Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode skoring untuk analisis spasial yang mengacu pada Permen PU NO.41/PRT/M/2007. Berdasarkan hasil permukiman eksisting yang telah dibuat, kecamatan dengan luas permukiman terluas yaitu Kecamatan Darul Imarah seluas 1.336,82 ha dan kecamatan dengan luas permukiman terkecil yaitu Kecamatan Krueng Barona Jaya seluas 479,04 ha. Interval kelas kesesuaian lahan permukiman ada 5 yaitu kelas S1 (sangat sesuai) berada pada nilai 13-26, S2 (cukup sesuai) berada pada nilai 27-40, S3 (sesuai marginal) berada pada nilai 41-54, N1 (tidak sesuai pada saat ini) berada pada nilai 55-68, dan N2 (tidak sesuai untuk selamanya) berada pada nilai 69-82. Berikut merupakan hasil kesesuaian lahan permukiman wilayah peri-urban Kota Banda Aceh dimana lahan permukiman Kecamatan Baitussalam secara keseluruhan termasuk kelas S1, Kecamatan Darul Imarah yang termasuk kelas S1, S2, dan S3, Kecamatan Peukan Bada yang termasuk kelas S1, S2, S3, dan N1, Kecamatan Darussalam yang termasuk kelas S1, S2, dan S3,  Kecamatan Kuta Baro yang termasuk kelas S1 dan S3, Kecamatan Krueng Barona Jaya yang termasuk kelas S1, S2, dan S3, dan Kecamatan Ingin Jaya yang termasuk kelas S1 dan S3.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : Weighted Overlay, Kesesuaian Lahan, Permukiman, Peri-Urban&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107771</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-02 09:39:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-02 10:33:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>