<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107764">
 <titleInfo>
  <title>DETERMINAN AKTIVITAS FISIK REMAJA DENGAN RISIKO OBESITAS DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Risqina Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Megister Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kurangnya aktivitas fisik meningkatkan risiko obesitas dan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan fisik maupun psikologis remaja serta meningkatkan kejadian penyakit tidak menular saat usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan aktivitas fisik remaja dengan risiko obesitas di Sekolah Menengah Atas Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasi dengan desain cross sectional yang dilaksanakan pada tanggal 06-24 Agustus 2022 di dua SMAN Kabupaten Aceh Besar dengan melibatkan 134 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner data demografi, Social Support for Exercise Scale dan Physical Activity Questionnaire-Adolescents (PAQ-A). Hasil analisis dengan uji Chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara pendidikan orang tua (P=0,002) dan pengaruh situasional (P=0,003) dengan aktivitas fisik pada remaja dengan risiko obesitas. Sedangkan, aktivitas sedentary (P=0,268), jenis kelamin (P=1,000), pekerjaan orang tua P=0,474), pendapatan orang tua (P=0,317), dukungan sosial keluarga (P=0,078) dan teman sebaya (P=0,156) menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan. Hasil analisis dengan uji regresi logistik berganda ditemukan pendidikan orang tua merupakan determinan yang paling dominan berhubungan dengan aktivitas fisik remaja risiko obesitas (P=0,025; OR 7,142). Disarankan kepada pihak sekolah agar dapat meningkatkan keterlibatan remaja risiko obesitas dalam program ekstrakurikuler berbasis sekolah dan berkolaborasi dengan Puskesmas untuk memberikan edukasi kepada orang tua remaja tentang pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan remaja.&#13;
&#13;
Kata Kunci             : Aktivitas Fisik, Remaja, Risiko Obesitas&#13;
Daftar Pustaka        : 13 buku + 89 artikel + 3 sumber online (2000-2022)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>OBESITY - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIGESTIVE SYSTEM DISEASES - HUMANS</topic>
 </subject>
 <classification>616.398</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107764</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-31 19:50:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-04 15:05:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>