<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107757">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERUBAHAN LAHAN PERTANIAN DI KAWASAN PERI-URBAN KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Husnul Amira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Aceh besar sebagai salah satu penghasil padi dan memiliki lahan sawah yang tersebar hampir di setiap kecamatannya. Seiring dengan perkembangan zaman, luasnya lahan sawah mengalami penurunan akibat dari perubahan alih fungsi lahan, apalagi kabupaten ini merupakan wilayah yang secara administrasi berbatas langsung dengan ibukota Provinsi Aceh, yaitu Kota Banda Aceh. Akibat dari meningkatnya kebutuhan manusia terhadap lahan, mengakibatkan perubahan fungsi lahan terutama lahan pertanian di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis persebaran dan luas lahan pertanian, serta Menganalisis keselarasan lahan pertanian berdasarkan RTRW Kabupaten Aceh Besar di Kawasan Peri-urban Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian penelitian ini adalah metode deskriptif. Untuk analisis data spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis yang ditinjau dari dua seri waktu, yaitu pada tahun 2010 dan tahun 2022 dengan melalui proses Reclassify dan Overlay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2010 Luas lahan pertanian sebesar 3.428,74 ha sedangkan pada tahun 2022 luas Lahan pertanian menjadi 2.662,88 ha, overlay lahan pertanian tahun 2010 dengan tahun 2022 didapatkan bahwa perubahan yang terjadi pada lahan pertanian yang beralih fungsi sebesar 765,86 ha dan luas lahan pertanian yang selaras dengan Pola Ruang RTRW adalah sebesar 2.034,92 ha (83,02%) dan luas lahan pertanian yang tidak selaras dengan Pola Ruang RTRW adalah sebesar 416,15 ha (16,98%).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107757</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 23:16:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-02 11:17:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>