<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107738">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS MULTITEMPORAL INDEKS VEGETASI KELAPA SAWIT RN(STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>KECAMATAN SEUNAGAN DAN SEUNAGAN TIMUR)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FATHIN SHAFFA ANWAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketersediaan lahan kelapa sawit sebagai komoditas terbesar di Kecamatan Seunagan dan Seunagan Timur terus meningkat setiap tahunnya, selama ini perubahan luasan dan tingkat kerapatan kelapa sawit belum dikaji secara komprehensif untuk mendapatkan bagaimana besaran dan laju konversi lahan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis perubahan kerapatan kelapa sawit pada tahun 1988, 2013, dan 2022. Proses pengolahan data menggunakan transformasi GNDVI (Green Normalized Difference Vegetation Index) yang diklasifikasikan menjadi 5 kelas, yaitu lahan tidak bervegetasi, kehijauan sangat rendah, rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian berupa peta yang dijadikan sumber informasi terkait perubahan kerapatan kelapa sawit di Kecamatan Seunagan dan Seunagan Timur. Perubahan tingkat kerapatan vegetasi dan luasannya menunjukkan Kerapatan kehijauan tinggi mengalami penurunan luas pada 1988 - 2013 (265,77 Ha) dan meningkat ditahun 2022 (322,70 Ha). Tingkat kerapatan sedang pada tahun 1988 – 2013 mengalami kenaikan seluas 115,4 Ha dan menurun ditahun 2022 (137,61 ha). Lahan tidak bervegetasi menurun pada tahun 1988 – 2013 (13,56 Ha) dan naik kembali ditahun 2022 (0,12 Ha). Kerapatan sangat rendah dan rendah pada tahun 1988 – 2013 mengalami kenaikan seluas 45,51 Ha dan 119,14 Ha, namun ditahun 2022 tidak terdapat kedua tingkat kerapatan tersebut.&#13;
Kata Kunci: Kerapatan Kelapa Sawit, GNDVI, Citra Landsat 5, Citra Lansat 8, Peta.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107738</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 18:06:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-02 11:38:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>