ANALISIS MAKNA PERILAKU DISKRIMINASI GENDER PADA FILM KIM JI YOUNG BORN 1982 DENGAN PENDEKATAN SEMIOTIKA JULIA KRISTEVA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS MAKNA PERILAKU DISKRIMINASI GENDER PADA FILM KIM JI YOUNG BORN 1982 DENGAN PENDEKATAN SEMIOTIKA JULIA KRISTEVA


Pengarang

FARA DIBA AGUSTINA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Masrizal - 198404152010121005 - Dosen Pembimbing I
Yuva Ayuning Anjar - 199301082019032020 - Dosen Pembimbing II
Firdaus Mirza Nusuary - 198610162019031009 - Penguji
Siti Ikramatoun - 199007012019032024 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1810101010068

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Film merupakan salah satu media masa untuk sarana komunikasi dan penyampaian informasi. Selain itu film juga dapat digunakan sebagai media untuk menyuarakan dan mengkampanyekan berbagai isu seperti isu gender. Film yang menggambarkan mengenai isu gender menjadi sebuah kritik sosial terhadap masyarakat. Film mengenai isu gender yang diteliti yaitu film yang berasal dari Korea Selatan dengan judul Kim Ji Young Born 1982. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana genoteks dan fenoteks kemudian mengetahui makna signifying dan makna significance diskriminasi gender yang digambarkan dalam film tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu semiotika Julia Kristeva. Semiotika Kristeva dikenal dengan semanalisis dimana beliau membuat skema munculnya genoteks dan fenotekh hingga lahirnya signifying dan significance. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku diskriminasi gender yang digambarkan dalam film ini terdapat sebanyak 20 adegan yang menunjukan genoteks dan fenoteks kemudian menunjukan pula 20 makna signifying dan makna significance. Makna diskriminasi gender yang ditemukan sesuai dengan indikator diskriminasi gender terdapat tujuh adegan dalam bentuk marginalisasi, dua adegan dalam bentuk subordinasi, delapan adegan dalam bentuk stereotip, dua adegan dalam bentuk kekerasa dan satu adegan dalam bentuk beban kerja. Diskriminasi gender yang didapatkan perempuan Korea yang dilakukan oleh lingkungan sosialnya akhirnya membuat perempuan terpinggirkan.

Kata Kunci: Film, Diskriminasi gender, Budaya patriarki, Semiotika

Film is one of the mass media for means of communication and conveying information. In addition, films can also be used as a medium to voice and campaign on various issues such as gender issues. Films depicting gender issues become a social critique of society. The film on gender issues studied was a film from South Korea with the title Kim Ji Young Born 1982. This study aims to find out how genotext and phenotex then know the meaning of signifying and the meaning of the significance of gender discrimination depicted in the film. This research is a qualitative research with a content analysis approach. The theory used in this study is the semiotics of Julia Kristeva. Kristeva's semiotics is known for her analysis where she created the scheme of the emergence of genotext and fenothekhs until the birth of signifying and significance. The results showed that the gender discrimination behavior depicted in this film there were as many as 20 scenes that showed genotex and phenotex and then also showed 20 meanings of signifying and meaning of significance. The meaning of gender discrimination found according to indicators of gender discrimination there are seven scenes in the form of marginalization, two scenes in the form of subordination, eight scenes in the form of stereotypes, two scenes in the form of violence and one scene in the form of workload. The gender discrimination that Korean women get by their social environment ends up marginalizing women. Key Words: Film, Gender discrimination, Patriarchal culture, Semiotics

Citation



    SERVICES DESK