<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107716">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN METODE FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (FAHP) DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BAHAN KAIN PEMBUATAN JILBAB POLOS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CHAIRU ADLIN NISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam dunia bisnis, salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan yaitu kualitas bahan baku. Kualitas bahan baku kain yang bagus menjadi salah satu penentu kualitas jilbab. Umumnya memilih jenis kain jilbab nyatanya sangat diperlukan agar tetap nyaman melakukan aktivitas. Kain sendiri memiliki karakteristik yang berbeda serta kelebihan dan kekurangannya. Penentuan kualitas kain dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, seperti kenyamanan, serat kain, perawatan, dan ketebalan. Dari banyaknya jenis bahan kain yang beredar terdapat 4 bahan kain yang cocok digunakan sehari-hari dan mudah untuk dikombinasikan yaitu Ima, Hycon, Katun, Voile. Tujuan dari penelitian ini yaitu pemilihan salah satu jenis bahan baku kain yang paling direkomendasikan dalam pembuatan jilbab polos dengan menggunakan metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP) yang memiliki perhitungan validitas sampai batas toleransi inkonsistensi berbagai kriteria dan alternatif yang dipilih oleh pengambilan keputusan sampai pada sub-sub kriteria yang paling detail. Metode ini merupakan gabungan dari metode AHP dengan pendekatan konsep fuzzy. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan metode FAHP ini diperoleh bahwa jenis bahan kain Hycon (A2) mempunyai nilai paling optimal yaitu sebesar 40.66% dibandingkan dengan jenis bahan kain Voile (A4) yaitu sebesar 39.26%, jenis bahan kain Ima (A1) sebesar 20.08% dan jenis bahan kain Katun (A3) sebesar 0%. Dari persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa jenis bahan kain Hycon (A2) adalah yang paling direkomendasikan dalam keputusan pemilihan jenis bahan kain jilbab untuk diproduksi, kemudian diikuti jenis bahan kain Voile, jenis bahan kain Ima dan jenis bahan kain Katun. Hasil penelitian ini bermanfaat sebagai bahan pertimbangan dan acuan pemilik usaha dalam pengambilan keputusan terkait pemilihan bahan baku kain jilbab polos.&#13;
&#13;
Kata kunci: bahan kain, jilbab, Fuzzy Analytic Hierarchy Process, Sistem Pendukung Keputusan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FUZZY MATHEMATICS</topic>
 </subject>
 <classification>511.313</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107716</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 16:25:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-02 12:18:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>