<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107700">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS GAYA BAHASA SARKASME DI KALANGANRNMAHASISWA GAYO UNIVERSITAS SYIAH KUALARN(PERSPEKTIF RAJESWARI)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anwar Azmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Bahasa merupakan suatu suatu kebutuhan yang sangat penting bagi manusia karena&#13;
merupakan sebuah cara untuk memberikan dan memahami informasi dari satu&#13;
pihak ke pihak lainnya. Bahasa memiliki banyak gaya dari segi penyampaian&#13;
maupun makna kata itu sendiri sehingga menimbulkan sebuah keberagaman yang&#13;
terjadi antar satu individu dengan individu lainnya. Berdasarkan temuan peneliti&#13;
pada analisis kebutuhan penelitian ditemukan permasalahan dimana banyak&#13;
mahasiswa dari daerah Gayo Aceh tengah tidak memahami makna-makna sarkasme&#13;
dari mahasiswa daerah Gayo Lues,namun berbanding terbalik terhadap mahasiswa&#13;
dari Gayo Lues yang memahami makna-makna sarkasme dari wilayah Gayo Aceh&#13;
Tengah, hal ini berpotensi memicu miskomunikasi terhadap satu sama lain.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode&#13;
kualitatif deskriptif untuk menganalisis data yang didapat. Data yang diperoleh&#13;
pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder, data primer diperoleh&#13;
menggunakan metode wawancara terhadap dua puluh orang subjek penelitian yang&#13;
merupakan mahasiswa Gayo Lues dan Mahasiswa Gayo Aceh Tengah Universitas&#13;
Syiah Kuala, sedangkan data sekunder diperoleh dari penelitian-penelitian yang&#13;
relevan dan kajian pustaka. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah terdapat&#13;
4 jenis gaya bahasa sarkasme yang ditemukan yaitu Brooding Sarcasm yang&#13;
digunakan oleh 10 orang subjek sehingga merupakan salah satu gaya bahasa&#13;
sarkasme yang dominan digunakan, Manic Sarcasm yang digunakan oleh 7 orang&#13;
subjek, Self-deprecating Sarcasm yang digunakan oleh 4 orang subjek, dan Polite&#13;
Sarcasm digunakan oleh 4 orang subjek sehingga dapat terlihat penggunaan jenis&#13;
gaya bahasa sarkasme yang banyak digunakan oleh mahasiswa Gayo Aceh Tengah&#13;
dan Gayo Lues adalah Brooding Sarcasm.&#13;
Kata Kunci: Bahasa, Gaya Bahasa, Sarkasme.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107700</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 15:11:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 15:32:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>