<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107686">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN ASUPAN MAKANAN DAN KUALITAS HIDUP PADA PENYINTAS CORONAVIRUS DISEASE (COVID-19) DENGAN DAN TANPA PROLONGED GATROINTESTINAL SYMPTOMS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD RIZKI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Prolonged gastrointestinal symptoms merupakan gejala gastrointestinal yang berkelanjutan pada penyintas COVID-19 yang mengalami salah satu dari berbagai gejala  gastrointestinal yang masih menetap meskipun telah dinyatakan pulih dari COVID-19. Asupan makanan pasien COVID-19 dengan gelaja gastrointestinal dapat terganggu, sehingga berpeluang mengalami malnutrisi dan dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan asupan makanan dan kualitas hidup pada penyintas COVID-19 dengan dan tanpa prolonged gastrointestinal symptoms di Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling dengan metode snowball sampling sebanyak 70 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data diperoleh dari hasil survey online pada situs website https://nutrirecallmd.id/. Hasil Penelitian diperoleh perbandingan rerata asupan kalori penyintas COVID-19 dengan prolonged GI (746,4 kkal/hari) dan non-prolonged GI (1138,8 kkal/hari), asupan karbohidrat dengan prolonged GI (84,8 g/hari) dan non-prolonged GI (56,6 gr/hari), asupan protein dengan prolonged GI (36,3 gr/hari) dan non-prolonged GI (56,6 gr/hari), dan asupan lemak dengan prolonged GI (28,8 gr/hari) dan non-prolonged GI (45,4 gr/hari). Sedangkan rerata skor EuroQoL penyintas COVID-19 dengan prolonged GI (9,7) dan non-prolonged GI (6,7). Uji Statistik Mann-Whitney pada asupan kalori harian (p=0.033), asupan karbohidrat (p=0.005), asupan protein (p=0.047) serta kualitas hidup EuroQoL 5D-3L (p=0.001), disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap asupan kalori harian, asupan kaebohidrat, asupan protein, serta kualitas hidup pada penyintas COVID-19 dengan dan tanpa prolonged GI di Aceh. Sedangkan pada asupan lemak didapatkan nilai (p=0.55), disimpulkan terdapat perbedaan yang tidak signifikan terkait asupan lemak pada penyintas COVID-19 dengan dan tanpa prolonged GI di Aceh.&#13;
Kata kunci: Asupan Makanan, Kualitas Hidup, Penyintas COVID-19, Prolonged Gastrointestinal Symptoms.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107686</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 12:17:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-02 10:54:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>