<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107676">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN MANAJEMEN DIET PADA PASIEN GOUT ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mulia Nasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gout arthritis merupakan penyakit degeneratif yang banyak diderita oleh masyarakat, penyakit ini ditandai dengan peradangan sendi karena peningkatan kadar asam urat. Manajemen diet perlu dilakukan untuk menjaga kadar asam urat tetap normal, meliputi pembatasan asupan makanan/minuman mengandung alkohol, diet rendah purin, dan pembatasan asupan minuman tinggi fruktosa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran manajemen diet pada pasien gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan desain crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien gout arthritis dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 107 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner manajemen diet. Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien gout arthritis memiliki manajemen diet yang baik (70,1%), pembatasan asupan makanan/minuman mengandung alkohol (77,6%), diet rendah purin (81,3%), dan pembatasan asupan minuman tinggi fruktosa (62,6%). Manajemen diet yang baik pada pasien gout arthritis didukung oleh faktor pengetahuan tentang perilaku manajemen diet, oleh karena itu pasien harus selalu menjaga pola makan yang baik serta memeriksakan kesehatan secara rutin ke fasilitas pelayanan kesehatan guna mencegah terjadinya kekambuhan gout arthritis. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107676</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 11:41:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-02 10:41:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>