<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107651">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN STATUS FUNGSIONAL DENGAN DEPRESI YANG DIUKUR MENGGUNAKAN BECK DEPRESSION INVENTORY PADA PASIEN STROKE ISKEMIK</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Setiap tahun kasus stroke semakin meningkat, diantaranya ada yang meninggal, cacat permanen, dan membebani keluarga serta masyarakat. Pasien stroke iskemik yang mengalami  masalah fungsional biasanya sulit untuk melakukan penerimaan diri karena ketidakmampuan (disability), sehingga memengaruhi perilaku yang cenderung menunjukkan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status fungsional dengan depresi yang diukur menggunakan beck depression inventory pada pasien stroke iskemik. Desain penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan cross sectional, populasi penelitian ini pasien stroke iskemik di ruang rawat inap saraf RSUD dr. Zainoel Abidin. Teknik sampling yang digunakan yaitu consecutive sampling dan jumlah sampel 62 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebagian besar status fungsional pada pasien laki-laki (13 orang) mengalami ketergantungan ringan dan sebagian besar status fungsional pada pasien perempuan (10 orang) mengalami ketergantungan berat. Apabila dilihat dari tingkat depresi, pada pasien laki-laki sebanyak 15 orang dinyatakan normal, dan sebanyak 15 orang juga mengalami gangguan mood ringan. Sebanyak 12 orang pada pasien perempuan mengalami tingkat depresi berupa gangguan mood ringan. Hasil pengukuran indeks Barthel didapatkan bahwa sebagian besar responden dalam penelitian ini yaitu 32% mengalami ketergantungan berat. Sedangkan untuk tingkat depresi, menurut hasil pengukuran beck depression inventory diketahui mayoritas responden yaitu 44% mengalami gangguan mood ringan. Analisis data uji bivariat menggunakan Fisher Exact Test yang dapat menilai hubungan antara status fungsional dengan depresi pada pasien stroke iskemik dengan perolehan nilai p = 0,042. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara status fungsional dengan depresi yang diukur menggunakan beck depression inventory pada pasien stroke iskemik&#13;
Kata kunci: Status Fungsional, Depresi, Stroke Iskemik&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STROKE (DISORDER) - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DEPRESSION (MENTAL STATE) - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.852 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107651</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 10:21:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-06-16 16:16:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>