<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107650">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KARAKTERISTIK SEDIMEN DAN LAJU SEDIMENTASI SUNGAI KRUENG SIMPO KABUPATEN BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AHMAD IHYA SHALIHIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konversi lahan pada Sub DAS Krueng Simpo memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar, akan tetapi kegiatan ini menyebabkan banyak permasalahan erosi yang berimplikasi pada permasalahan sedimen Sungai Krueng Simpo. Transpor sedimen oleh air mengakibatkan proses agradasi sedimen pada dasar sungai sehingga berkurangnya daya tampung sungai, hal ini secara berkepanjangan berdampak pada terjadinya banjir akibat penampang sungai tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Permasalahan sedimen juga berdampak pada kualitas air sungai dan dampak lingkungan lainnya. Analisis besar angkutan sedimen ini bertujuan untuk mengetahui besarnya muatan sedimen dasar (bed load), sedimen melayang (suspended load), dan sedimen total (total load). Penelitian ini dilakukan di Sungai Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Pengambilan sampel sedimen dan perhitungan hidrometri di lakukan pada tiga titik lokasi A, B, dan C dengan jarak 0,5 km per titik. Dari perhitungan hidrometri diperoleh lebar sungai  ±  30 m, panjang sungai 26 km, debit lokasi A 4,95 m3/det, lokasi B 3,89 m3/det, dan lokasi C 3,38 m3/det. Besar muatan sedimen dasar dihitung dengan menggunakan metode Persamaan Meyer Peter Muller dan besar muatan sedimen melayang dihitung dengan menggunakan metode Persamaan Lane dan Kalinske. Sehingga besar muatan sedimen total diperoleh dari total besar muatan sedimen dasar dan besar muatan sedimen melayang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar laju sedimen total per satuan lebar yaitu pada lokasi A 0.1808 kg/m/det, pada lokasi B 0.1324 kg/m/det, dan pada lokasi C 0.1259 kg/m/det. Hasil analisis menunjukkan hubungan dimana total angkutan sedimen akan meningkat apabila debit sungai meningkat.&#13;
&#13;
Kata kunci : Sungai Krueng Simpo, Sedimen, Meyer-Peter Muller, Lane dan Kalinske.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107650</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 10:19:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 15:45:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>