<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107640">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EROSI LAHAN DI SUB DAS LAE KOMBIH KOTA SUBULUSSALAM PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT MASWIDAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Erosi adalah proses pengikisan lapisan tanah yang dapat dipengaruhi oleh alih fungsi lahan yang semula berupa hutan kini beralih fungsi menjadi lahan persawahan, perkebunan, dan perumahan penduduk. Hal ini dapat menyebabkan degradasi lahan dan menurunkan daya serap air pada tanah. Sub DAS (Daerah Aliran Sungai) Lae Kombih merupakan salah satu daerah yang berpotensi terjadinya erosi. Sub DAS Lae Kombih berhulu di Sungai Sicike-cike, Desa Jambu Kabupaten Pakpak Bharat Sumut dan bermuara di Sungai   Lae Soraya, tepatnya di Desa Binanga Kecamatan Runding Kota Subulussalam. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besarnya laju erosi yang terjadi pada Sub DAS Lae Kombih. Penelitian ini menggunakan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation) untuk menganalisis dan memprediksi erosi jangka panjang yang terjadi pada Sub DAS Lae Kombih. Metode USLE memperhitungkan faktor erosivitas hujan (R), faktor erodibilitas tanah (K), faktor panjang-kemiringan lereng (LS) dan faktor tanaman penutup tanah dan pengelolaan lahan (CP) terhadap erosi. Hasil yang diperoleh berdasarkan besarnya jumlah erosi yaitu 227,117 ton/ha/thn. Berdasarkan hasil erosi tersebut, erosi pada Sub DAS Lae Kombih diklasifikasikan pada erosi kelas IV. Kelas ini dikategorikan pada tingkat erosi berat dengan laju erosi 180 – 480 ton/ha/thn. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan ilmu pengetahuan tentang analisa erosi dengan menggunakan metode USLE dan dapat menjadi referensi untuk menghitung laju erosi pada Sub DAS Lae Kombih.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Erosi Lahan, Sub DAS Lae Kombih, Metode USLE&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EROSION - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>627.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107640</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 09:38:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 15:41:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>