<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107639">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SEDIAAN PATCH EKSTRAK DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII L.) TERHADAP PENYEMBUHAN RNULKUS TRAUMATIK PADA MUKOSA ORAL TIKUS WISTAR SECARA KLINIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Auli Simahara Siagian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ulkus traumatik mukosa oral sering disebabkan oleh trauma, yang menimbulkan rasa nyeri dan menyebabkan ketidaknyamanan pada pasien. Daun kari (Murraya koenigii L.) mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin, memiliki aktivitas antiinflamasi, antibakteri, dan antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sediaan patch ekstrak daun kari terhadap penyembuhan ulkus traumatik pada mukosa oral tikus Wistar. Sampel pada penelitian adalah tikus wistar jantan, usia 2-3 bulan, dan berat badan 200-250 gram, sebanyak 12 ckor yang dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok perlakuan patch ekstrak daun kari, kelompok kontrol positif triamcinolone acetonide 0,1% dan kelompok kontrol negatif basis patch. Tikus-tikus tersebut dianastesi, kemudian diberikan trauma termal dengan menggunakan burnisher berdiameter 3 mm yang dipanaskan menggunakan lampu spiritus dan disentuhkan pada apeks lidah tikus Wistar selama satu detik dengan kedalaman mencapai satu per tiga burnisher. Perlakuan diberikan secara topikal 2 kali sehari setiap pagi dan sore. Hasil penelitian menunjukkan kelompok perlakuan patch ekstrak daun kari memiliki rata-rata hari penyembuhan ulkus traumatik paling cepat yaitu 6,6 (6 hari 14 jam 24 menit), diikuti kelompok kontrol positif triamcinolone acetonide 0,1% adalah 7,3 (7 hari 7 jam 12 menit) dan kelompok kontrol negatif basis patch adalah 7,6 (7 hari 14 jam 24 menit). Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji oneway ANOVA menunjukkan bahwa patch ekstrak daun kari berpengaruh terhadap penyembuban ulkus traumatik pada mukosa oral (p=0,025). Disimpulkan bahwa sediaan patch ekstrak daun kari berpengaruh dalam mempercepat penyembuhan ulkus traumatik pada mukosa oral tikus Wistar&#13;
Kata kunci	: Patch ekstrak daun kari, ulkus traumatik, mukosa oral</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107639</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 09:36:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 15:20:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>