<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107568">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI PENGGUNAAN PROTON PUMP INHIBITOR SEBAGAI PROFILAKSIS PADA PASIEN RAWAT INAP BEDAH ORTOPEDI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAULID FATHIN NABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stress ulcer merupakan suatu kondisi dimana keadaan stres menginduksi lesi superfisial pada lapisan mukosa lambung. Pemberian terapi profilaksis tidak hanya terbatas pada stress ulcer, namun juga perlu diberikan pada risiko ulcer yang tidak terkait dengan stress, seperti ulcer-associated NSAID.  Proton pump inhibitor (PPI) merupakan salah satu terapi farmakologis yang paling umum digunakan sebagai terapi profilaksis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian risiko stress ulcer dan ulcer-associated NSAID, mengetahui gambaran penggunaan PPI, juga mengevaluasi penggunaan PPI sebagai terapi profilaksis pada pasien rawat inap bedah ortopedi berdasarkan ketepatan indikasi, dosis obat dan frekuensi pemberian. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang dianalisis secara deskriptif dengan pengambilan data dilakukan secara prospektif menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh data sebanyak 133 sampel rekam medik pasien. Data yang diperoleh akan dievaluasi menggunakan guidline dari ASHP (1999); DiPiro (2020) dan ACG (2009). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh responden dengan karakteristik dominan laki-laki (53,4%) dengan rentang usia 26-45 tahun (34,6%), risiko stress ulcer yang paling banyak dijumpai adalah cedera sumsum tulang belakang (8,27%), sementara untuk risiko ulcer-associated NSAID adalah penggunaan lebih dari satu NSAID (12,03%). Jenis PPI yang paling banyak ditemukan penggunaannya adalah omeprazol (92,5%) dengan rute pemberian secara intravena (98,5%). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan PPI kategori tepat indikasi terjadi sebesar 57,9%, sementara kategori tepat dosis dan frekuensi 1,3%. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah cedera sumsum tulang belakang merupakan risiko stress ulcer yang paling banyak dijumpai, sementara untuk risiko ulcer-associated NSAID adalah penggunaan lebih dari satu NSAID, omeprazol merupakan jenis PPI yang paling banyak digunakan sebagai pilihan terapi, dan penggunaan PPI sebagai terapi profilaksis ditemukan lebih banyak untuk kategori tepat indikasi namun sangat sedikit untuk kategori tepat dosis dan frekuensi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>THERAPY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIGESTIVE SYSTEM DISEASES-HUMANS-PHARMACOKINETICS</topic>
 </subject>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107568</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-29 12:22:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 09:33:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>