<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107558">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL CAPITAL DENGAN WORK-LIFE BALANCE PADA DOSEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT INTAN ZUHRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Unsyiah</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Dosen merupakan pendidik profesional dan ilmuwan yang memiliki tuntutan dalam mengembangkan dan memberikan ilmu pengetahuan. Tuntutan tersebut merupakan salah satu beban kerja sehingga di perlukan keseimbangan diantara kehidupan pribadi maupun pekerjaan yang disebut sebagai work-life balance. Work-life balance agar seimbang menbutuhkan suatu keadaan/kondisi psikologi positif yang disebut sebagai psychological capital yang terdiri dari self efficacy, optimism, hope dan resilience. Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui hubungan antara psychological capital dengan work-life balance pada dosen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi, jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 110 dosen. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala Psychological capital Questionnaire (PCQ24) dan Work-life balance Scale (WLBS). Hasil analisis data menunjukkan data tidak terdistribusi normal dan linear, sehingga uji hipotesis menggunakan Spearman-Brown Formula, dengan nilai signifikansi dan korelasi (p=0,008, r=0,251). Hal ini menjukkan bahwa tedapat hubungan positif antara psychological capital dengan work-life balance pada dosen, yang berarti semakin tinggi keadaan psychological capital yang dimiliki dosen, maka semakin tinggi work-life balance pada dosen, begitu pula sebaliknya. Dalam penelitian ini terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi psychological capital dosen seperti usia, status pernikahan dan status pendidikan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Psychological capital, Work-life balance, Dosen.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107558</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-29 10:30:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-30 09:22:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>