Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
RESPONSIVITAS BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM MENGHADAPI BANJIR DI KABUPATEN ACEH TIMUR
Pengarang
IRFAN FAJAR - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Bustami Usman - 195912311985011001 - Dosen Pembimbing I
Alfi Rahman - 197712022018041101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1610104010050
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Banjir merupakan salah satu bencana yang rawan terjadi di Kabupaten Aceh
Timur yang berdampak terhadap korban jiwa maupun harta benda.
Penanggulangan banjir merupakan salah satu kewajiban BPBD Aceh Timur untuk
mewujudkan masyarakat yang tangguh terhadap bencana. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengatahui Responsivitas BPBD dalam penanggulangan bencana
banjir di Aceh Timur, serta faktor pendukung dan penghambat dalam
penanggulangan bencana banjir. Teori yang digunakan adalah teori Resposivitas
dan Penanggulangan Bencana Nasional berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik mengoleksi data melalui
wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
responsivitas BPBD Kabupaten Aceh Timur dalam penanggulangan bencana
banjir adalah berprinsip pada cepat dan tepat, prioritas, koordinasi dan
keterpaduan, berdaya guna dan berhasil guna, transparansi dan akuntabilitas,
kemitraan, pemberdayaan, nondiskriminatif dan nonpolitis. Penerapan semua
prinsip in terbukti mampu menanggulangi bencana banjir yang fokus pada
penyelamatan korban terlebih dahulu dan penanganan setelah terjadi banjir.
Faktor pendukungnyan adalah adanya kerjasama yang kuat, saling mendukung
semua kompnen masyarakat dan memiliki tujuan yang sama dalam
penanggulangan bencana. BPBD Aceh Timur melakukan edukasi kepada
masyarakat langkah-langkah saat pra bencana, ketika terjadinya bencana dan
setelah bencana, hal ini untuk menjadikan masyarakat yang tangguh terhadap
bencana. Faktor penghambat penanggulangan bencana adalah terbatasnya sarana
dan prasarana dan masih kurangnya sebagian masyarakat untuk proaktif bersama
pemerintah dalam penanggulangan bencana. Dari hasil penelitian ini dapat
disarankan bahwa pemerintah Aceh Timur harus mengalokasikan anggaran yang
maksimal dalam penanggulangan bencana banjir.
Kata Kunci: Responsivitas, Penanggulangan Bencana, Banjir
Flood is one of the disasters that are prone to occur in East Aceh Regency which has an impact on casualties and property. Flood control is the obligation of all parties to create a community that is resilient to disasters. The purpose of this study was to determine the response of BPBD in flood disaster management in East Aceh, as well as supporting and inhibiting factors in flood disaster management. This study uses qualitative methods and data collection techniques through interviews, observation and documentation. The theory used is the theory of National Disaster Management based on Law no. 24 of 2007. The results of this study indicate that the response of the BPBD of East Aceh Regency in flood disaster management is based on the principles of quick and precise, priority, coordination and integration, efficient and effective, transparency and accountability, partnership, empowerment, non-discrimination and non-political. The application of all these principles has proven to be able to overcome flood disasters which focus on saving victims first and handling after a flood occurs. The supporting factor is the existence of strong cooperation, mutual support for all community components and having the same goal in disaster management. BBPD Aceh Timur conducts education to the public on steps during pre-disaster, when a disaster occurs and after a disaster, this is to make the community resilient to disasters. The inhibiting factor for disaster management is the limited facilities and infrastructure and the lack of some people to be proactive with the government in disaster management. From the results of this study it can be suggested that the East Aceh government should allocate the maximum budget for flood disaster management. Keywords: Responsiveness, Disaster Management, Flood
ANALISIS TINGKAT KINERJA BPBD KABUPATEN PIDIE DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR (SYAWALUDDIN, 2016)
STRATEGI KOMUNIKASI BENCANA, BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KABUPATEN ACEH TIMUR DALAM MENSOSIALISASIKAN BENCANA BANJIR (STUDI PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN ACEH TIMUR) (RAHMAD AKBAR ASYAFI, 2024)
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP TINDAKAN PENANGGULANGAN BANJIR DI DESA LON ASAN KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (Rahmad Ridha, 2017)
ANALISIS KINERJA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN ACEH UTARA (Teuku Muhammad Johan, 2024)
UPAYA MASYARAKAT DALAM MENGURANGI RISIKO BENCANA BANJIR DI GAMPONG BUGA KECAMATAN SEULIMEUM ACEH BESAR (Novita Sari, 2017)