<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107510">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI RESIKO YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH DHUAFA DI PROVINSI ACEH PADA TAHUN 2021</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI ZALIKA YASMIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
        &#13;
Rumah dhuafa merupakan suatu hal yang sangat penting bagi setiap orang untuk tempat tinggal dan tempat berkumpul bersama keluarga. Tetapi masih banyak rakyat Aceh yang tinggal dirumah tidak layak ditempati. Dengan kondisi seperti ini pemerintah Aceh membuat program rumah bantuan untuk kaum Dhuafa di seluruh Aceh dengan tujuan agar tersedianya rumah yang layak ditempati dengan kondisi yang baik dan lingkungan yang sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang terjadi pada pelaksanaan proyek pembangunan rumah dhuafa di Provinsi Aceh dan mengetahui potensi kemunculan risiko serta besar dampak risiko yang terjadi terhadap waktu, biaya dan mutu. Berdasarkan data yang didapatkan diperoleh sampel sebanyak 45 pekerjaan proyek pembangunan rumah dhuafa pada Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh tahun anggaran 2021 untuk wilayah Kota Sabang-Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dan Pidie, Bireuen, Lhokseumawe-Aceh Utara. Uji data dilakukan dengan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan dengan analisis Frequency Index (FI) dan Severity Index (SI). Dari hasil penelitian ditemui 79 variabel risiko dari 14 faktor yang berdampak pada pelaksanaan proyek pembangunan rumah dhuafa. Variabel risiko yang paling sering terjadi yaitu keadaan cuaca tidak menentu, kenaikan harga material, change order, peningkatan biaya kerja, perubahan perencanaan yang timbul dari hasil pengukuran dan penyelidikan lapangan, dan dokumen perencanaan berbeda dengan kondisi lapangan. Variabel risiko yang paling berdampak terhadap waktu dan mutu adalah variabel risiko keadaan cuaca tidak menentu. Sedangkan variabel risiko yang paling berdampak terhadap biaya ialah variabel kenaikan harga material.&#13;
&#13;
Kata kunci: Faktor, Risiko, Pelaksanaan, Rumah Dhuafa, Dampak&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107510</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-28 15:31:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-28 16:01:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>