MOTIF REMAJA DALAM MELAKUKAN TINDAKAN BODY SHAMING DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (STUDI KASUS PADA AKUN @HERLINKENZA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MOTIF REMAJA DALAM MELAKUKAN TINDAKAN BODY SHAMING DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (STUDI KASUS PADA AKUN @HERLINKENZA)


Pengarang

LILY SHERILLA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nur Anisah - 197801192009122003 - Dosen Pembimbing I
Maini Sartika - 198005012017012101 - Dosen Pembimbing II
Hamdani M. Syam - 197808162008011012 - Penguji
Nadia Muharman - 198410082014012101 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1710102010044

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif sebab (because motive) dan motif akibat (in order to motive) dari tindakan body shaming yang dilakukan oleh pelaku yaitu remaja kepada korban di media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Akun Instagram yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah akun @herlinkenza. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Alfred schutz mengenai because motive dan in order to motive. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang remaja berusia 18-24 yang melakukan body shaming di akun @herlinkenza. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah jenis body shaming yang paling dominan terjadi adalah face shaming. Dari hasil yang didapatkan ditemukan bahwa motif sebab (because motive) tindakan body shaming yang telah dilakukan di akun Instagram @herlinkenza merujuk kepada motif pernah menjadi korban dan motif pengaruh lingkungan sosial yang mana dalam kehidupan sehari-hari pun mereka kerap melakukan body shaming secara virtual maupun langsung. Maka disimpulkan bahwa tindakan body shaming merupakan hal yang biasa terjadi di kalangan mereka. Ditemukan pula motif akibat (in order to motive) merujuk kepada motif menjatuhkan harga diri korban karena merasa bahwa perempuan jika dihina fisiknya maka psikologisnya juga ikut terkena, motif menghilangkan penat ketika sedang merasa bosan, motif ikut-ikutan yang sedang viral dengan merasa aman di balik komentar negatif yang ramai, motif kepuasan diri karena telah mengeluarkan unek-unek dan motif pengungkapan emosi karena tidak suka dan merasa kesal dengan penampilan pemilik akun Instagram @herlinkenza.
Kata Kunci: Motif, Body Shaming, Instagram

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK