<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107436">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA JALAN POCUT BAREN PADA SEGMEN SEKOLAH MTSN MODEL KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Shidqan Taraziq</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan jumlah populasi, pengguna kendaraan bermotor, dan kondisi geometrik jalan di Kota Banda Aceh menjadi penyebab utama terjadinya permasalahan transportasi berupa kemacetan. Kemacetan akan terjadi saat kapasitas yang disediakan oleh jalan tidak mampu memenuhi arus lalu lintas yang ada. Seperti yang terjadi pada ruas Jalan Pocut Baren Kota Banda Aceh pada jam puncak pagi, siang, dan sore saat dimulai dan berakhirnya kegiatan belajar mengajar sekolah MTsN Model Banda Aceh dan sekolah di sekitarnya. Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah pengguna jalan dan hambatan samping. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan faktor hambatan samping ruas Jalan Pocut Baren. Analisis dilakukan berdasarkan PKJI 2014 dengan melihat parameter berupa derajat kejenuhan (DJ), kecepatan tempuh (VT), dan waktu tempuh (WT). Data primer yang digunakan berupa data geometrik jalan, hambatan samping, dan data komposisi lalu lintas. Data sekunder yang digunakan berupa jumlah penduduk Kota Banda Aceh, peta Kota Banda Aceh, peta Kecamatan Kuta Alam, dan peta Desa Keuramat. Survei dilakukan pada Jalan Pocut Baren sepanjang 150,61 m selama jam puncak pagi pukul 07.00-08.00, jam puncak siang pukul 12.00-13.00, dan jam puncak sore pukul 16.00-17.00. Hasil analisis berdasarkan PKJI 2014 menunjukkan kinerja Jalan Pocut Baren dianggap buruk ditandai dengan adanya penurunan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,919, nilai kecepatan tempuh sebesar 22,2 km/jam, dan waktu tempuh sebesar 24,402 detik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107436</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-27 15:53:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-27 16:12:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>