<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107433">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENYEBAB HUMAN ERROR PADA PROYEK KONSTRUKSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T. ARVIN ARIEFSYAH. P</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Faktor keselamatan semua pekerja adalah hal yang sangat dijunjung tinggi dalam proyek konstruksi, dikarenakan jika suatu proyek mengabaikan faktor-faktor keselamatan tersebut maka akan dikhawatirkan berakibat terjadinya risiko-risiko tingkat tinggi yang dapat membahayakan proses pembangunan proyek tersebut. Akibat-akibat dari keabaian ini misalnya dapat melukai/mencederai pekerja dalam membangun sesuatu atau bahkan lebih buruk yaitu bisa mengakibatkan kematian. Hal-hal seperti itu biasa disebabkan berbagai hal seperti karakteristik proyek yang unik, lokasi kerja yang berbeda-beda, waktu pelaksanaan yang terbatas, kebutuhan akan fisik yang dinamis dan tangguh, keterampilan dalam bekerja, dan buruknya manajemen keselamatan K3 (Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja). risiko human errors adalah salah satu jenis risiko yang sangat berbahaya karena dapat mempengaruhi progress/kelanjutan dari suatu proyek dalam segi efektifitas dan performansi, maka itu diperlukan pengkajian lebih dalam pengidentifikaisan faktor-faktor risiko human errors. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor human errors yang terjadi pada proyek konstruksi dan mengidentifikasi faktor-faktor human errors yang dominan pada proyek konstruksi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data primer dengan cara menyebarkan kuesioner kepada responden. Penilaian persepsi menggunakan skala likert. Responden merupakan kontraktor berkualifikasi kecil. Hasil dari penelitian ini adalah 30 risiko human error dan 5 risiko human error yang paling dominan yaitu menggunakan APD seadanya (tidak lengkap), Tenaga kerja belum memiliki sertifikat kompetensi, tingkat kebisingan berlebihan, safety factor pada pelaksanaan masih rendah, dan standar kerja sering diremehkan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SAFETY ENGINEERING - CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>690.22</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107433</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-27 15:42:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-27 16:20:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>