<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107426">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT STIGMA, GANGGUAN CEMAS MENYELURUH, GANGGUAN DEPRESI MAYOR TERHADAP BANGKITAN KEJANG PADA PASIEN EPILEPSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ade Silvana Danial</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Epilepsi merupakan salah satu penyakit neurologis pada otak dengan kondisi neurologis yang berkaitan dengan bangkitan kejang, neurodegenerasi, gangguan struktural dan fungsional yang akan berkembang menjadi gangguan kognitif dan gangguan emosional atau kepribadian seperti cemas dan depresi. Mekanisme molekuler yang dialami oleh karena kerusakan hipokampus akan menimbulkan terjadinya masalah psikologis seperti gangguan cemas dan gangguan depresi. &#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan metode pengambilan sampel secara total sampling, kemudian dilakukan penilaian tingkat stigma menggunakan kuesioner Internalized Stigma of Epilepsy (ISEP), gangguan cemas menggunakan kuesioner Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) dan gangguan depresi mayor menggunakan kuesioner The   Neurological   Depression   Disorders Inventory for Epilepsy (NDDI-E) lalu dihubungkan terhadap bangkitan kejang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga Oktober di poliklinik saraf Rumah Sakit dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh. &#13;
Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan karakteristik tingkat stigma ringan (33,3%), sedang (62,2%), tinggi (4,4%). Pada gangguan cemas didapatkan mengalami gangguan cemas menyeluruh (44,4%) dan gangguan depresi mayor sebanyak (62,2%), serta dari analisa data terdapat hubungan yang dignifikan tingkat stigma yang sering mengalami bangkitan kejang (p=0,004) terutama pada tingkat stigma sedang dan tinggi, gangguan cemas lebih sering mengalami bangkitan kejang (p=0,018) dan gangguan depresi mayor dengan bangkitan kejang yang sering (p=0,014). &#13;
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan pada tingkat stigma, gangguan cemas menyeluruh dan gangguan depresi mayor terhadap bangkitan kejang pada pasien epilepsi. &#13;
 &#13;
Kata Kunci : Tingkat stigma, gangguan cemas, gangguan depresi mayor, bangkitan Kejang, epilepsi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EPILEPSY - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.853</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107426</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-27 15:15:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-23 16:21:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>