<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107418">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN LOTION EKSTRAK ETANOL BAWANG HITAM DENGAN METODE DPPH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAYA MASRITA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan kerusakan sel pada manusia, sehingga dapat memicu terjadinya berbagai penyakit diantaranya kerusakan kulit, seperti photoaging, sunburn dan kanker kulit. Radikal bebas dapat ditangkal oleh senyawa antioksidan. Bahan alam yang yang berpotensi sebagai antioksidan adalah bawang hitam. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan aktivitas antioksidan ekstrak etanol bawang hitam (EEBH), mengevaluasi mutu sediaan lotion yang sesuai parameter standar, dan menentukan aktivitas antioksidan dari sediaan lotion EEBH. EEBH diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH. Evaluasi sediaan yang dilakukan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, tipe emulsi, iritasi dan stabilitas. Hasil rendemen simplisia sebesar 22,74%, pengujian karakterisasi simplisia yaitu susut pengeringan (6,716%), kadar abu total (2,55%), kadar abu tidak larut asam (0,316%), kadar sari larut air (53,3%) dan kadar sari larut etanol (45%). Hasil rendemen ekstrak sebesar 36,07%, pengujian karakterisasi ekstrak untuk kadar air (8,66%),  kadar abu total (2,55%) dan kadar abu tidak larut asam (0,15%). Skrining fitokimia menunjukkan EEBH mengandung flavonoid, alkaloid, dan tannin. Uji aktivitas antioksidan EEBH menunjukkan aktivitas sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 25,99 ppm (kategori sangat kuat). Evaluasi sediaan lotion menunjukkan F0 dan F1 memenuhi parameter standar mutu sediaan, sedangkan pada F2 tidak memenuhi salah satu persyaratan yaitu daya sebar. Aktivitas antioksidan sediaan lotion EEBH pada F0 (0%), F1 (0,0026%) dan F2 (0,0052%) dengan nilai IC50 berturut-turut adalah 146 ppm, 78 ppm, 18 ppm. &#13;
    &#13;
Kata kunci : bawang hitam, aktivitas antioksidan, metode DPPH, sediaan lotion&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107418</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-27 14:29:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-27 15:14:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>