<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107383">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN WILAYAH DENGAN KONSEP TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS KECAMATAN KUTA ALAM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI CANTIKA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu Kecamatan di Banda Aceh dengan jumlah populasi penduduk terbesar terdapat pada Kecamatan Kuta Alam. Oleh karena itu, pada ruas jalan arteri di Kecamatan Kuta Alam terjadi peningkatan jumlah kendaraan saat jam-jam puncak (peak hour) sehingga menyebabkan bangkitan dan tarikan perjalanan yang tinggi dan menimbulkan kemacetan. Oleh karena itu, agar Kecamatan Kuta Alam terintegrasi maka diterapkannya konsep Transit Oriented Development (TOD). Konsep Transit Oriented Development (TOD) diperkenalkan oleh Peter Calthorpe pada awal tahun 1993. Konsep ini bertujuan untuk mengantisipasi permasalahan kemacetan sehingga dapat membangun kawasan yang terintegrasi dan menjadi compact city. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tata guna lahan terhadap bangkitan dan tarikan dan sebaran pergerakan yang terjadi pada kondisi sekarang dan dalam  proyeksi 5 (lima) tahun ke depan dengan penerapan Transit Oriented Development (TOD). Data primer pada penelitian ini diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada masyarakat Kecamatan Kuta Alam yang disebar melalui google form dan data sekunder diperoleh dari instansi terkait seperti Badan Pusat Statistik dan Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh. Hasil pengolahan data menggunakan software SPSS dengan model bangkitan eksisting yaitu Oi = 4,889 X7 dengan jenis land used variabel yang berpengaruh, apabila jumlah land used (tata guna lahan) memadai maka kepadatan antar  bangunan semakin meningkat sehingga kepadatan penduduk pun akan semakin bertambah dikarenakan banyak terjadinya pergerakan pada wilayah Kecamatan Kuta Alam dan menyebabkan kemacetan pada ruas jalan tertentu saat jam-jam puncak (peak hour). model dengan asumsi 5 (lima) tahun yaitu Oi’ = 3,016 X7 dengan variabel yang berpengaruh yaitu jenis land used. Model tarikan Dd = 4,884 X7 yaitu jenis land used merupakan variabel yang berpengaruh, dapat diartikan apabila jenis land used (tata guna lahan) bertambah maka jumlah fasilitas sosial dan fasilitas umum di Kecamatan Kuta Alam memadai sehingga banyak pergerakan menuju tata guna lahan di Kecamatan Kuta Alam. Model dengan asumsi 5 (lima) tahun yaitu Dd’= 3,011 X7 dengan variabel yang berpengaruh yaitu jenis land used. Hasil sebaran perjalanan menggunakan model gravity batasan bangkitan-tarikan (DCGR) yaitu dengan nilai fungsi hambatan β = 0,08562 mendapatkan hasil akhir MAT (Matriks Asal-Tujuan) akhir dengan iterasi ke-58 mencapai konvergensi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107383</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-27 11:23:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-27 11:40:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>