<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107312">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH ARUS PRMUKAAN LAUT TERHADAP DAERAH PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UTARA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD REZA NAGATA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakulta Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perairan utara Aceh merupakan kawasan yang memiliki potensi terbesar di bidang perikanan tangkap. Berdasarkan data statistika perikanan tangkap Kota Banda Aceh, total produksi perikanan tangkap untuk kota Banda Aceh yaitu sebesar 1165.78 ton pada tahun 2015. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai arus permukaan laut pada lokasi penangkapan (Fishing Ground) yang berpotensial untuk pemancingan berkelanjutan. Informasi ini dapat digunakan oleh pengambil kebijakan untuk mewujud penangkapan berkelanjutan. Pengumpulan data terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh berdasarkan metode purposive sampling dengan memilih 5 lokasi pelabuhan perikanan dengan mengikuti arahan Rapid Apprisial Fisheries Management System (RAFMS). Data sekunder berupa data arus dari satelit CMS berupa data arah dan kecepatan arus serta data arah dan kecepatan angin. Data arus yang digunakan memiliki rentang waktu dari bulan Januari 2017 sampai bulan Desember 2019. Hasil tangkapan ikan yang didapat selama penelitian ini mencapai 550.580 kg. Hasil tangkapan terendah diperoleh mencapai 4.680 kg/bulan dan hasil tangkapan tertinggi diperoleh mencapai 514.000 kg/bulan. Hasil analisis statistik secara simulasi dari pengaruh arus menunjukkan koefisien korelasi (R2) nelayan one day fishing adalah sebesar 0,287278 yang berarti pengaruh arus permukaan laut dengan hasil tangkapan sebesar 28%. Namun nilai R2 sirkulasi angin terhadap hasil tangkapan sebesar 0,126937 yang berarti pengaruh parameter angin terhadap hasil tangkapan sebesar 12%. Sementara non-one day fishing nilai R2 parameter arus dengan hasil tangkapan sebesar 0,077965 yang berarti 7% dari hasil tangkapan yang dipengaruhi oleh arus. Dan nilai R2 parameter angin dengan hasil tangkapan sebesar 0,022709 yang berarti pengaruh sirkulasi angin terhadap hasil tangkapan sebesar 2%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107312</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-26 13:27:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-26 14:59:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>