<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10729">
 <titleInfo>
  <title>PERKEMBANGAN ETNIS TIONGHOA DI KOTA BANDA ACEH, 1945-2014</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CITRA AMELIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kata Kunci: Perkembangan, Etnis Tionghoa, Kota Banda Aceh.&#13;
Skripsi ini berjudul Perkembangan etnis Tionghoa di Kota Banda Aceh 1945-2014. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana interaksi sosial antara sesama etnis Tionghoa  serta interaksi antara etnis Tionghoa dengan etnis Aceh  di  Kota Banda Aceh 1945-2014, (2) untuk mengetahui  kehidupan ekonomi etnis Tionghoa di Kota Banda Aceh 1945-2014. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode sejarah. Data-data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa: (1) masyarakat etnis Tionghoa di gampong Peunayong dan masyarakat etnis Aceh menjalin hubungan kemasyarakatan yang baik, yaitu melakukan pendekatan, tidak pernah merasa ada paksaan atau ancaman maupun konflik dan selalu memiliki kebersamaan dalam berkehidupan satu gampong dengan saling menyapa satu dengan yang lain, menghormati, menghargai, bekerja sama serta saling berkunjung antar sesama. Dengan adanya sikap saling menasehati dan saling mengingatkan sehingga terjalinlah suatu hubungan yang harmonis, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam kehidupan ekonomi dan (2) Masyarakat etnis Tionghoa di gampong Peunayong sebagian besar bermata pencaharian sebagai pedagang, pegawai negeri sipil (PNS), karyawan swasta, nelayan, buruh kasar, dokter dan guru. Ini menandakan bahwa kehidupan etnis Tionghoa di  gampong Peunayong  sejahtera. Dari berbagai profesi itu, pedaganglah yang menjadi prioritas utama yang menunjang kehidupan keluarga etnis Tionghoa di gampong Peunayong.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ETHNIC MINORITIES</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>10729</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-12-08 18:15:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-04-13 15:54:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>