<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107288">
 <titleInfo>
  <title>SIKAP MAHASISWA TERHADAP STEREOTIP PIDIE KRIET (STUDI DESKRIPTIF PADA INTERAKSI MAHASISWA SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Khatami</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pidie Kriet merupakan sebuah stereotip yang berkembang di masyarakat Aceh dan dialamatkan kepada masyarakat yang berada di wilayah Pidie. Stereotip ini bahkan muncul dalam pertemanan mahasiswa. Untuk itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap stereotip pidie kriet dalam ranah pertemanan mereka di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik yang di gagas oleh Herbert Blumer. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dimana yang menjadi informan diperoleh dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa menolak labelisasi negatif terhadap orang Pidie serta stereotip pidie kriet tidak mempengaruhi pertemanan mereka, mahasiswa tidak mempercayai bahkan menganggap cerita asal-usul munculnya pidie kriet sebagai mitos, mahasiswa beradaptasi terhadap makna stereotip pidie kriet yang diberikan oleh orang lain dan cenderung bersikap netral, mahasiswa menyadari adanya kesalahpahaman dalam labelisasi pidie kriet tersebut berdasarkan interaksi yang berlangsung di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan mahasiswa menyadari bahwa labelisasi terhadap kelompok tertentu tidak dibenarkan karena merugikan eksistensi kelompok tersebut di kalangan masyarakat yang heterogen.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Stereotip, Pidie Kriet, Mahasiswa</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107288</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-26 10:20:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-26 11:11:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>