<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107287">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH KONSUMSI ENERGI FOSIL, KONSUMSI ENERGI TERBARUKAN, DAN EMISI KARBONDIOKSIDA (CO2) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI ASEAN-5</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sayed Ahmad Zaki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konsumsi bahan bakar fosil yang bersumber dari minyak bumi, konsumsi energi terbarukan, dan emisi CO2 terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara ASEAN-5. Data tahunan yang digunakan dalam penelitian ini, dari tahun 1990 hingga 2018, dengan jumlah sampel sebanyak 145. Model regresi kuantil panel digunakan untuk menguji data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minyak berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di hampir semua regresi kuantil, kecuali pada kuantil terakhir yang menunjukkan pengaruh negatif. Pada saat yang sama, konsumsi energi terbarukan dan emisi CO2 menunjukkan efek samping yang berfluktuasi dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di setiap persentil. Di sisi lain, regresi kuantil lintas negara berbeda, dan itu menunjukkan bahwa setiap negara memiliki kebijakannya sendiri dalam mengoptimalkan ketersediaan sumber daya berdasarkan latar belakang ekonomi. Kajian ini menyiratkan bahwa pemerintah negara-negara ASEAN-5 harus bersedia mengalokasikan dana untuk pendanaan energi terbarukan atau memberikan kemudahan akses teknis dan administratif bagi investor yang berniat membangun dan mengembangkan sektor energi terbarukan agar dampak emisi CO2 tidak berkepanjangan. &#13;
&#13;
Kata kunci: Energi Fosil, Energi terbarukan, Emisi Karbondioksida (CO2), Pertumbuhan Ekonomi, Regresi Kuantil&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC GROWTH</topic>
 </subject>
 <classification>338.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107287</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-26 10:19:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-28 12:12:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>