DINAMIKA SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN KUPIAH RIMAN DI GAMPONG DAYAH ADAN KABUPATEN PIDIE, 1985-2014 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DINAMIKA SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN KUPIAH RIMAN DI GAMPONG DAYAH ADAN KABUPATEN PIDIE, 1985-2014


Pengarang

Rahmaton - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006101020009

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata kunci : Perkembangan, Sosial Ekonomi, Kesejahteraan, Pengrajin
Skripsi ini meneliti tentang Dinamika Sosial Ekonomi Pengrajin Kupiah Riman di Gampong Dayah Adan Kabupaten Pidie 1985-2014. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui perkembangan sosial ekonomi pengrajin kupiah riman di gampong Dayah Adan Kabupaten Pidie pada periode 1985-2014 serta tingkat kesejahteraan pengrajin kupiah riman di gampong Dayah Adan Kabupaten Pidie pada periode 1985-2014. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah. Data dikumpulkan melalui perpustakaan, observasi dan wawancara. Bedasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa: (1) Perkembangan sosial ekonomi pengrajin kupiah riman dari tahun 1985-2014 terus meningkat, hal ini dikarenakan permintaan kupiah riman di pasaran terus melaju, sehingga pekerjaan sebagai pengrajin mampu memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat gampong Dayah Adan. (2) Tingkat kesejahteraan pengrajin kupiah riman ada dua yaitu segi material dan spritual. Dari segi material khususnya dalam hal mempunyai barang utamanya yang menyangkut kebutuhan skunder misalnya kebutuhan rumah tangga, Tv, tape Recorder, Sepeda, kulkas. Secara logika mereka tidak sanggup membeli barang tersebut bila mereka tidak memiliki penghasilan. kemudian dari segi spritual mereka mengaku memilih sebagai pengrajin kupiah sebab memiliki keahlia, karena banyak diantara mereka merasa bangga dan bahagia menekuni pekerjaan sebagai pengrajin kupiah serta keinginan untuk melanjutkan warisan dari para pendahulu-pendahulu mereka.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK