<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107275">
 <titleInfo>
  <title>INTERAKSI SOSIAL YANG TERJADI DI DAYAHRNRAUDHATUL QUR’AN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMAT AMINUDDIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PPKN</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang memebutuhkan satu dengan lainnya. Pondok pesantren&#13;
merupakan suatu bentuk pendidikan pendidikan keIslaman yang melembaga di Indonesia. Adapun Dayah&#13;
Raudhatul Qur’an sebagai tempat pembelajaran keagamaan bagi santri dan tempat terjadinya interaksi sosial&#13;
yaitu dengan hubungan-hubungan sosial yang dinamis mencangkup kerja sama, persaingan, dan perlawan.&#13;
Tujuan penelitian ialah untuk Mengetahui Bagaimana interaksi sosial asosiatif yang terjadi di dayah Raudhatul&#13;
Qur’an, untuk mengetahui Bagaimana interaksi sosial disosiatif yang terjadi di dayah Raudhatul Qur’an, untuk&#13;
mengetahui Apa saja pendorong interaksi sosial asosiatif dan disosiatif di dayah Raudhatul Qur’an. Penelitian&#13;
ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini&#13;
adalah sebanyak 5 orang santri dan 3 otang guru ngaji di dayah Raudhatul Qur’an. Teknik pengumpulan data&#13;
menggunakan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) interaksi sosial bersifat asosiatif, mereka&#13;
melakukan kerjasama spontan dan tradisional dan juga mereka melakukan akomodasi ketika terjadi&#13;
kesalahpahaman dan terjadi pembauran budaya yang mana mereka selesaikan dengan cara asimilasi dengan&#13;
menerima budaya yang berbeda ketika mereka berbeda di Dayah Raudhatul dan mengikuti aturan yang ada di&#13;
dayah. (2) interaksi sosial di dayah Raudhatul Qur’an terkadang terjadi interaksi yang bersifat disosiatif yang&#13;
mana timbul persaingan, kontravensi, dan pertikaian. (3) Hal yang mendorong terjadinya interaksi sosial&#13;
asosiatif dan disosiatif di dayah Raudhatul Qur’an dikarenakan adanya sekumpulan orang yang menetap di&#13;
dayah Raudhatul Qur’an untuk mengaji dan berkuliah.&#13;
Kata kunci: interaksi sosial, pesantren.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107275</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-25 03:07:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-26 11:30:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>