<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107273">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK RONTGEN TORAKS PADA PASIEN TERINFEKSI COVID-19 DENGAN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syahnaz salsabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>COVID-19 merupakan penyakit yang bersumber dari virus yang dapat bertransmisi kemanusia dengan cara airbone dan telah menyebar sejak akhir tahun 2019 secara global. Telah terdata lebih dari 6 juta kasus kematian dan 500 juta lebih kasus terkonfirmasi positif  COVID-19 melalui tes RT-PCR. Komorbid dan usia 50 tahun keatas menjadi salah satu hal yang berpengaruh dalam perjalanan morbiditas dan mortalitas pada infeksi ini. Hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit ginjal kronik berupa beberapa komorbid yang berada ditingkat teratas pada pasien COVID-19. Penilaian yang cepat dan efisien membuat rontgen toraks menjadi pilihan pertama untuk melihat keparahan penyakit ini yang umumnya didapati gambaran keruh di perifer yang terdistribusi pada lobus bawah secara bilateral. Gambaran lain seperti efusi pleura, kardiomegali, edema paru, dan fibrosis tak jarak juga ditemukan dibeberapa kondisi pasien. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif dan menggunakan teknik total sampling yang dilakukan di Instalasi hemodialisis RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan 88 orang yang memenuhi kriteria inklusi yakni positif COVID-19 berdasarkan hasil swab RT-PCR, mengidap gagal ginjal, menjalani hemodialisis dan kriteria ekslusi berupa tidak lengkapnya data yang dibutuhkan sebagai sampel. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil rontgen toraks yang menunjukkan gambaran  infiltrat (55,7%) yang terdistribusi secara bilateral (44,3%) pada rontgen toraks dengan kelompok usia pasien terbanyak ialah 45-55 tahun (22%), jenis kelamin laki-laki (67,8%) dan rata-rata sudah menjalani hemodialisis selama 1-3 tahun (68,1%). Kesimpulan yang didapati yaitu gambaran rontgen toraks COVID-19 dengan dengan penyakit ginjal kronik umumnya ialah infiltrat yang terdistribusi bilateral serta adanya gambaran khas lain berupa efusi pleura dan kardiomegali.&#13;
Kata kunci : COVID-19, Penyakit Ginjal Kronik (PGK), rontgen toraks, komorbid.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107273</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-24 21:48:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-26 11:15:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>