<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107245">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN NYERI KEPALA PRIMER PADA MAHASISWA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yoga Ichlassul Amal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nyeri kepala adalah gangguan atau masalah kesehatan yang umumnya terjadi pada setiap&#13;
kalangan masyarakat termasuk mahasiswa. Pandemi COVID-19 memberikan dampak&#13;
pada berbagai sektor. Pada sektor pendidikan termasuk pada mahasiswa diadakannya&#13;
Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring (online) serta dilakukannya pembatasan&#13;
sosial untuk berkegiatan diluar. Hal ini dapat meningkatkan penggunaan gadget dirumah&#13;
karena waktu yang dihabiskan hanya dirumah saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk&#13;
mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan nyeri kepala primer pada mahasiswa.&#13;
Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional.&#13;
Sampel pada penelitian ini merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah&#13;
Kuala (USK) dengan metode pengumpulan data secara online dengan bantuan google&#13;
form melalui aplikasi Whatsapp/Line. Hasil penelitian ini berdasarkan 100 responden,&#13;
ditemukan sebanyak 66% (66 responden) pernah mengalami nyeri kepala primer dalam 3&#13;
bulan terakhir dan 34% (34 responden) tidak pernah mengalami nyeri kepala primer&#13;
dalam 3 bulan terakhir. Hasil uji chi-square antara hubungan frekuensi penggunaan&#13;
gadget dengan nyeri kepala primer adalah p-value=0,252, hubungan jarak mata saat&#13;
penggunaan gadget dengan nyeri kepala primer adalah p-value=0,017, hubungan postur&#13;
tubuh saat penggunaan smartphone/tablet dengan nyeri kepala primer adalah pvalue=0,032, dan hubungan postur tubuh saat penggunaan laptop/pc dengan penggunaan&#13;
gadget adalah p-value=0,916. Kesimpulan, tidak terdapat hubungan yang signifikan&#13;
antara frekuensi penggunaan gadget dengan nyeri kepala primer dan postur tubuh saat&#13;
penggunaan laptop/pc dengan nyeri kepala primer. Namun terdapat hubungan yang&#13;
signifikan antara jarak mata saat penggunaan gadget dengan nyeri kepala primer dan juga&#13;
terdapat hubungan antara postur tubuh saat penggunaan smartphone/tablet dengan nyeri&#13;
kepala primer.&#13;
Kata kunci: Gadget, nyeri kepala, mahasiswa</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HEADACHES   - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.849 1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107245</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-23 16:49:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-26 11:38:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>