<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107210">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH METODE EKSTRAKSI MINYAK KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) GAYO TERHADAP KOMPOSISI SENYAWA KIMIA MENGGUNAKAN METODE SPEKTROSKOPI GC-MS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>INTAN MUSVIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi minyak biji kopi hijau (green bean) dan minyak biji kopi sangrai (roasted bean) hasil ekstraksi menggunakan metode maserasi dan sokletasi. Tujuan lain penelitian ini adalah untuk menganalisis komposisi senyawa kimia minyak biji kopi hijau (green bean) dan minyak biji kopi sangrai (roasted bean) hasil maserasi dan sokletasi dengan metode spektroskopi GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan rendemen minyak biji kopi hijau (green bean) menggunakan metode maserasi dan sokletasi berturut-turut adalah sebesar 4,07% dan 5,87%. Sementara rendemen minyak biji kopi sangrai (roasted bean) menggunakan metode maserasi dan sokletasi berturut-turut adalah 7,54%  dan 10,12%. Hasil karakterisasi minyak biji kopi hijau (green bean) dengan metode maserasi dan sokletasi berturut-turut adalah warna kuning kecoklatan, kadar air 0,1%, Specific gravity 0,91 dan 0,90; indeks bias 1,463 dan 1,465; bilangan asam &quot;4,53 dan 3,31 mgKOH/g&quot; ; bilangan penyabunan 185,747 dan 185,435 mg KOH/g; bilangan iod 11,51 dan 13,98 g I2/g; bilangan peroksida &quot;5,32 dan 4,65  mEq/kg&quot; . Karakterisasi minyak biji kopi sangrai (roasted bean) yang dihasilkan dengan metode maserasi dan sokletasi berturut-turut adalah warna coklat kehitaman, kadar air 0,1%, Specific gravity 0,87; indeks bias 1,472 dan 1,474; bilangan asam &quot;6,84 dan  5,57 mgKOH/g&quot; ; bilangan penyabunan 138,466 dan 159,729 mg KOH/g; bilangan iod 7,51 dan &quot;9,70 g I2/g&quot; ; bilangan peroksida &quot;8,25 dan 6,74 mEq/kg&quot; . Hasil analisis gugus fungsi menunjukkan adanya gugus C-H pada 2924 cm-1, gugus C=O pada 1745 cm-1, gugus C-H pada 1462 cm-1 dan terdapat dan gugus C-N pada 1163 cm-1. Hasil analisis kandungan senyawa kafein minyak biji kopi hijau (green bean) secara maserasi dan sokletasi berturut-turut memiliki %area sebesar 9,31% dan 7,36%. Kandungan senyawa kafein minyak biji kopi sangrai (roasted bean) secara maserasi dan sokletasi memiliki %area berturut-turut 7,30% dan 4,28%. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa metode sokletasi menghasilkan persen randemen yang lebih tinggi dibandingkan metode maserasi dan kadar kafein minyak biji kopi hijau (green bean) lebih tinggi dari pada minyak biji kopi sangrai (roasted bean) baik metode maserasi maupun sokletasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107210</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-23 15:03:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-23 15:38:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>