<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107169">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTI JAMUR MINYAK ATSIRI PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT.) TERHADAP JAMUR CANDIDA  ALBICANS ISOLAT KLINIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAHDALENA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kandidiasis merupakan infeksi jamur yang paling banyak terjadi di Indonesia yang menyerang kulit, kuku, membran mukosa dan urogenital wanita. Candida albicans merupakan spesies paling patogen dan menjadi penyebab terbanyak kandidiasis. Tanaman pala (Myristica fragrans Houtt.) merupakan tanaman dari Myristicaceae yang berpotensi sebagai antijamur alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antijamur minyak atsiri pala terhadap jamur Candida albicans isolat klinis. Minyak atsiri pala diperoleh melalui metode destilasi uap air. Uji aktivitas antijamur dilakukan dengan metode difusi sumuran. Hasil rendemen minyak atsiri pala sebesar 11,5%. Hasil karakteristik organoleptis, indeks bias dan kelarutan dalam etanol 90% menunjukkan bahwa minyak atsiri pala sesuai dengan standar SNI 06-2388-2006, sementara uji berat jenis tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis komponen minyak atsiri pala menggunakan GC-MS menghasilkan 14 komponen senyawa yang tergolong ke dalam 4 golongan senyawa diantaranya monoterpen hidrokarbon 81,32%, monoterpen teroksigenasi 8,19%, fenilpropanoid 9,74% dan seskuiterpen hidrokarbon 0,76%. Hasil uji aktivitas antijamur dengan variasi konsentrasi minyak atsiri pala 5; 10; 15; 20 dan 25% terhadap Candida albicans isolat klinis menunjukkan aktivitas penghambatan dengan rata-rata diameter zona hambat mulai dari konsentrasi terkecil yaitu 5% dengan zona hambat sebesar 8,71 mm dan aktivitas terbesar pada konsentrasi 25% dengan zona hambat sebesar 15 mm. Hasil ini menunjukkan bahwa minyak atsiri pala berpotensi sebagai antijamur C. albicans isolat klinis. &#13;
&#13;
Kata kunci : Kandidiasis, Candida albicans isolat klinis, Minyak atsiri pala&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTMEG</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CANDIDIASIS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS - PHARMACOGNOSY</topic>
 </subject>
 <classification>615.321</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107169</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-23 09:35:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-23 15:00:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>