<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107123">
 <titleInfo>
  <title>DETECTING OF INDICATION FINANCIAL STATEMENT FRAUD USING THE BENEISH M-SCORE MODEL ON MANUFACTURING COMPANIES LISTED ON THE IDX IN 2016 – 2020</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jamaludin Darma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase perusahaan manufaktur yang tergolong manipulator, non-manipulator atau grey company selama periode 2016 – 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Populasi penelitian ini adalah 198 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama tahun 2016 – 2020, dan setelah dilakukan beberapa pengecualian populasi target, diperoleh populasi target sebanyak 90 perusahaan manufaktur. Kemudian, probability sampling dengan simple random sampling digunakan untuk menghasilkan sampel penelitian. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2016, terdapat 19,05 persen yang terindikasi sebagai manipulator, 80,95 persen dikategorikan non-manipulator, dan tidak ada sampel penelitian yang dikategorikan sebagai perusahaan abu-abu. Pada tahun 2017, terdapat 42,86 persen yang terindikasi sebagai manipulator, 57,14 persen dikategorikan sebagai nonmanipulator, dan tidak ada sampel penelitian yang dikategorikan sebagai perusahaan abu-abu.&#13;
Pada tahun 2018, terdapat 47,62 persen sampel penelitian yang terindikasi manipulator, 52,38 persen dikategorikan non manipulator, dan tidak ada sampel penelitian yang dikategorikan sebagai perusahaan abu-abu. Pada tahun 2019, terdapat 26,19 sampel penelitian yang terindikasi manipulator, 73,81 persen dikategorikan non-manipulator, dan tidak ada sampel penelitian yang dikategorikan sebagai perusahaan abu-abu. Pada tahun 2020, terdapat 30,95 persen yang terindikasi manipulator, 66,67 persen terkategori non-manipulator, dan 2,38 persen terkategori grey company.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107123</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-22 12:18:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-22 14:34:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>