<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107099">
 <titleInfo>
  <title>NEGOISASI PEMERINTAH DAN MASYARAKATRN(PEMBANGUNAN BENDUNGAN RUKOH DI GAMPONG ALUE KECAMATANRNTITEUE KABUPATEN PIDIE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YULIA AISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 &#13;
Setiap adanya pembangunan disuatu daerah sudah sepatutnya melibatkan seluruh&#13;
elemen masyarakat. Seperti pembangunan Bendungan Rukoh yang berlokasi di&#13;
Gampong Alue Kecamatan Titeue Kabupaten Pidie. Pembangunan Bendungan&#13;
Rukoh awalnya diwarnai dengan penolakan oleh masyarakat, dengan dalih lokasi&#13;
pembangunan yang berdekatan dengan pemukiman. Oleh sebab itu pihak&#13;
pemerintah sudah seharusnya memberitahukan dan menegosiasikan berbagai&#13;
macam hal yang sekiranya akan masyarakat hadapi selama proses pembangunan&#13;
Bendungan Rukoh berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk&#13;
mengetahui dan menganalisis negosiasi pemerintah dan masyarakat dalam&#13;
pembangunan fasilitas Bendungan Rukoh. Metode penelitian yang digunakan&#13;
ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode ini memakai&#13;
Teknik pengumpulan data diantaranya observasi, wawancara dan dokumentasi.&#13;
Hasil penelitian dilapangan menunjukkan bahwa selama proses pembangunan&#13;
pihak pemerintah pernah mengadakan rapat, namun pada rapat tersebut lebih&#13;
fokus membahas mengenai masalah ganti rugi. Berbagai hal dan keresahan yang&#13;
masyarakat rasakan selama proses pembangunan berlangsung tidak dibahas.&#13;
Sehingga kemudian memicu aksi demo yang dilakukan oleh masyarakat, aksi&#13;
demo inilah yang kemudian membuat pemerintah harus turun tangan untuk&#13;
melakukan pertemuan kembali dan menjawab keresahan masyarkat dengan&#13;
memberikan jalan keluar dari proses negosiasi yang dilakukan.  &#13;
&#13;
Kata Kunci: Pembangunan, Negosiasi, Pemerintah, Masyarakat.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107099</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-21 17:37:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-22 09:14:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>