<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107065">
 <titleInfo>
  <title>POLA DAN KEPEKAAN BAKTERI YANG TERISOLASI DARI SPESIMEN ASPIRAT ENDOTRAKEAL SERTA KARAKTERISTIK PASIEN PNEUMONIA YANG MENGGUNAKAN VENTILATOR DI RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mailani Nisyra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pneumonia terjadi pada 5-10 dari 1000 pasien rawat inap dan meningkat 6-20 kali pada pengguna ventilator. Angka kematian pneumonia pada pengguna ventilator mencapai 50% bahkan 76% pada infeksi akibat organisme MDR.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola dan kepekaan bakteri yang terisolasi dari aspirat endotrakeal serta karakteristik pasien pneumonia yang  menggunakan ventilator. Penelitian ini merupakan penelitian deskritif retrospektif dengan design cross-sectional dengan teknik total sampling. Penelitian ini melibatkan 57 data hasil kultur spesimen aspirat endotrakeal pasien pneumonia yang menggunakan ventilator di ICU RSUDZA periode Januari-Desember 2021. Hasil penelitian ini menemukan pasien pneumonia yang menggunakan ventilator di dominasi oleh kelompok usia 56-65 tahun (26,32%) dan responden berjenis kelamin  laki-laki (73,68%). Setidaknya setiap responden memiliki satu komorbid dan bahkan sampai empat komorbid. Rata-rata durasi penggunaan ventilator adalah 8,68 ±  6,48 hari serta 59,65% responden memiliki luaran buruk (meninggal). Bakteri Gram negatif banyak terisolasi dari aspirat endotrakeal yang didominasi oleh Acinetobacter baumannii sedangkan Staphylococcus aureus banyak ditemukan dari kelompok Gram positif. Acinetobacter baumannii memiliki sensitivitas yang rendah terhadap antibiotik golongan aminoglikosida dan carbapenem serta sudah resisten terhadap cephalosporin generasi ketiga. Staphylococcus aureus ditemukan 50% merupakan MRSA serta masih sensitif terhadap hampir semua antibiotik golongan beta lactam. Acinetobacter baumanni merupakan penyebab utama pneumonia pada pengguna ventilator. Meningkatnya angka resistensi antibiotik disebabkan munculnya patogen multidrug-resistance.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PNEUMONIA - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ANTIBIOTICS</topic>
 </subject>
 <classification>616.241</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107065</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-21 11:24:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-19 16:03:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>