<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="107043">
 <titleInfo>
  <title>K-MEANS CLUSTERING PADA CITRA LANDSAT-8 DANRNSENTINEL-2A UNTUK IDENTIFIKASI TUTUPAN LAHANRNKOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DARIMAH RAMADHANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Informatika</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilaksanakan memanfaatkan citra Landsat-8 dan Sentinel-2A periode&#13;
perekaman 1 Januari 2021 sampai 31 Desember 2021 dengan metode K-means Clustering di&#13;
laman web Google Earth Engine (GEE) dan aplikasi pendukung seperti ArcMap dan Google&#13;
Earth Pro. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menguji penerapan metode K-means&#13;
Clustering untuk identifikasi tutupan lahan Kota Banda Aceh dan untuk membandingkan&#13;
nilai akurasi yang dihasilkan proses klasterisasi pada citra Landsat-8 dan citra Sentinel-2A.&#13;
Tahapan awal penelitian adalah menginput citra sesuai periode perekaman, lalu melewati&#13;
proses cloud cover dan cloud masking. Setelah citra siap diolah maka langkah selanjutnya&#13;
adalah proses klasterisasi menggunakan algoritma K-means. Kelas yang ditentukan pada&#13;
penelitian ini adalah sebanyak tiga kluster, yaitu badan air, vegetasi, dan non vegetasi. Hasil&#13;
klasterisasi kemudian di-export ke dalam bentuk peta untuk dilakukan uji akurasi dan&#13;
pembuatan layout. Pada tahap uji akurasi, 100 titik akan digunakan pada kedua citra&#13;
Landsat-8 dan Sentinel-2A untuk menghitung nilai akurasi keseluruhan. Ini menunjukkan&#13;
bahwa metode K-means Clustering berhasil diterapkan dalam mengidentifikasi tutupan&#13;
lahan Kota Banda Aceh dan klasterisasi menggunakan citra Sentinel-2A menghasilkan nilai&#13;
akurasi lebih tinggi dengan 93% dibandingkan citra Landsat-8 dengan 86%.&#13;
&#13;
Kata kunci: K-means Clustering, Tutupan Lahan, Google Earth Engine (GEE), Citra&#13;
Landsat-8 dan Citra Sentinel-2A</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>107043</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-20 16:35:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-20 16:39:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>