<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106985">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA KELUARGA BAYI DAN BALITA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ULANDARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sekitar 37% atau 9 juta balita Indonesia mengalami kejadian stunting. Meskipun prevalensi balita stunting cenderung mengalami penurunan pada 2013-2018 dari 37,2% menjadi 30.8% namun stunting tetap menjadi prioritas utama dalam masalah perbaikan gizi Indonesia untuk tahun 2018-2024.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran upaya pencegahan stunting pada keluarga bayi dan balita di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian berupa deskriptif eksploratif. Desain penelitian adalah Cross sectional dengan analisis data distribusi frekuensi. Populasi dalam penelitian ini adalah 1.141 keluarga yang memiliki anak usia 1-5 tahun. Tehnik pengambilan sampel adalah nonprobability sampling menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 101 orang. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan beberapa pertanyaan terkait penelitian dalam bentuk kuesioner yang disebar langsung kepada responden penelitian. Hasil menunjukkan bahwa upaya pencegahan stunting sebanyak 54 (53,47%) responden dikategorikan baik, sebanyak 31 (30,69%) responden dikategorikan cukup, dan sebanyak 16 (15,84%) dikategorikan kurang. Direkomendasikan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan edukasi tentang pentingnya pemenuhan nutrisi sejak hamil, pemberian ASI Ekslusif, MP-ASI, pemantauan tumbuh kembang dan kebersihan lingkungan dalam pencegahan stunting untuk peningkatan pengetahuan dan pengaplikasian didalam keluarga.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MALNUTRITION - HUMANS - INCIDENCE</topic>
 </subject>
 <classification>614.593 9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106985</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-19 15:37:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-20 11:18:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>