<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106952">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EMPAT METODE PEMBELAJARAN KAIDAH DASAR BIOETIKA DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fadilah Alfiya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dinamika keilmuan kedokteran yang terus berkembang memerlukan penyesuaian metode pembelajaran. Saat ini pembelajaran kaidah dasar bioetika (KDB) di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) dilakukan dengan metode kuliah konvensional. Diperlukan inovasi baru terkait metode pembelajaran KDB yang lebih komunikatif dan atraktif yang diharapkan dapat menjadi pilihan yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa. Jenis penelitian ini intervensional dengan pretest and posttest design. Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan rata-rata nilai tes yang diperoleh responden sebelum dan sesudah intervensi. Subjek penelitian dipilih dengan cara simple random sampling melibatkan 29 orang subjek yang dibagi dalam empat kelompok intervensi dengan metode pembelajaran film/video clipping, moral case deliberation (MCD), jigsaw technique, dan case-based learning (CBL). Hasil penelitian didapatkan peningkatan nilai 47,5 poin (32,2%) pada metode film; 26,25 poin (20,4%) pada MCD; 23,37 poin (21.3%) pada jigsaw; dan 11,43 poin (9,8%) pada CBL. Berdasarkan uji analisis Anova didapatkan hasil yang bermakna (p = 0.000 &lt; 0.05) yang menyatakan efektivitas pada keempat metode tersebut. Melalui uji lanjutan dengan Tukey diperoleh efektivitas rata-rata metode pembelajaran film lebih baik daripada MCD, jigsaw, dan CBL. Metode MCD lebih baik daripada jigsaw dan CBL. Metode jigsaw lebih baik daripada CBL. Disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode film lebih efektif dibanding metode MCD, jigsaw, dan CBL.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106952</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-16 15:43:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-16 16:06:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>