<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106922">
 <titleInfo>
  <title>THE USE OF CROSS-REFERENCING MINIMAL PAIR AS A TECHNIQUE IN TEACHING PRONUNCIATION (AN EXPERIMENTAL STUDY TO SECOND GRADERS OF SMPN 2 MESJID RAYA, ACEH BESAR).</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dedek Feranifa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki apakah penggunaan referensi silang pasangan minimal dalam pengajaran pengucapan bahasa Inggris dapat meningkatkan pengucapan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan satu kelas siswa sebagai kelas eksperimen. Penelitian dilakukan di kelas II SMPN 2 Mesjid Raya yang terdiri dari 26 siswa. Peneliti memberikan pre-test, treatment dan post-test di Kelas VIII-2 sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan pelafalan siswa setelah mereka diajar dengan menggunakan teknik pasangan minimal referensi silang. Sebagian besar nilai pelafalan siswa pada post-test meningkat jauh dibandingkan dengan nilai mereka pada pre-test. Nilai rata-rata pre-test siswa adalah 46, sedangkan nilai rata-rata post-test adalah 79, sehingga ada peningkatan 33 poin pada post-test. Berdasarkan hasil uji-t diketahui bahwa thitung (16,421) lebih besar dari ttabel (2,060), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan referensi silang pasangan minimal sebagai teknik dalam mengajar pengucapan secara statistik dapat meningkatkan pengucapan siswa secara signifikan. Berdasarkan temuan penelitian, direkomendasikan bahwa referensi silang pasangan minimal sebagai teknik dalam pengajaran pengucapan digunakan untuk meningkatkan kemampuan pengucapan siswa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106922</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-15 23:53:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-16 09:44:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>