<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106821">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KADAR VITAMIN D SERUM PADA PASIEN PREEKLAMPSIA DAN KEHAMILAN NORMAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. Dara Meutia Ayu Febrina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendahuluan: Vitamin D merupakan salah satu komponen esensial yang menunjang fisiologi fetomaternal. Kekurangan vitamin ini menimbulkan dampat buruk pada kehamilan serta berkaitan dengan berbagai kondisi patologi seperti preeklamsia berat (PEB). Vitamin D berkaitan dengan berbagai faktor angiogenik dan antiangigenik yang meregulasi tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan kadar vitamin D maternal di pada penderita PEB dan kehamilan normal di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin Banda Aceh.&#13;
Metode: Penelitian ini termasuk studi kasus kontrol yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda. Wanita hamil dengan konfirmasi PEB dan kehamilan normal terlibat dalam penelitian. Penilaian kadar 25(OH)D3 dilakukan dengan pengambilan sampel serum dan diperiksa dengan metode CLIA. Analisis Mann-Whitney U test dilakukan dengan tingkat kepercayaan 95%.&#13;
Hasil: Sebanyak 82 subjek penelitian terlibat dalam penelitian ini dengan distribusi kelompok  kasus dan kontrol sebanyak  41 orang.  Sebanyak  30  penderita PEB (70,3%) menunjukkan defisiensi vitamin D Sedang. Rerata kadar 25(OH)D3 kelompok PEB dan kehamilan normal secara berurutan adalah 14,43 ng/mL dan&#13;
27,94 ng/mL (p &lt; 0,001). Kelompok PEB Berdasarkan nilai batas 20 ng/mL, perbedaan kadar 25(OH)D3 kedua kelompok menunjukkan nilai odd (OR) 15,05. Kesimpulan: Kadar vitamin D serum pada penderita PEB 1,93 kali lipat lebih rendah dibandingkan kelompok normal. Evaluasi terhadap kadar vitamin D serum perlu dilakukan secara berkala selama kehamilan sebagai upaya penapisan dan diagnostik guna mencegah potensi perkembangan PEB.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Vitamin D, Preeklamsia berat, Kehamilan &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>VITAMINS - APPLIED NUTRITION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PREGNANCY - OBTETRICS</topic>
 </subject>
 <classification>613.286</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106821</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-14 15:22:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-19 15:07:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>