<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106797">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KADAR MALONDIALDEHYDE  SETELAH PEMBERIAN FENTANYL DAN SUFENTANIL PADA MODEL TIKUS COBA DENGAN SEREBRAL ISKEMIA PASCACEDERA OTAK TRAUMATIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aldilla Rizky</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Serebral iskemia merupakan salah satu mekanisme umum yang  diakibatkan oleh cedera otak traumatik (COT). COT  memicu kerja mitokondria sehingga menghasilkan reaktif oksigen spesies (ROS) yang berlebihan dan memicu reaksi lipid peroksidasi pada membrane sel hingga menghasilkan metabolit sekunder Malondialdehyde (MDA). Penggunaan analgetik opioid fentanyl dan sufentanil sebagai antinyeri dan sedatif pada COT. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kadar Malondialdehyde serum setelah pemberian fentanyl dan sufentanil  pada model tikus coba dengan serebral iskemia paska cedera otak traumatis. Metodelogi Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental  laboratorium menggunakan rancangan pre – posttest control group design. Sebanyak 27 ekor tikus jantan dibagi secara acak kedalam tiga kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol (P0), kelompok Fentanyl (P1), dan kelompok Sufentanil (P2). Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak 4 kali (5 menit sebelum COT, 15 menit sesudah COT, 5 dan 10 menit setelah perlakuan fentanyl dan sufentanil). Pemeriksaan MDA dilakukan dengan ELISA. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA dan uji lanjutan Duncan. Hasil Penelitian:  Rata-rata kadar MDA serum darah pada semua kelompok perlakuan mengalami peningkatan setelah perlakuan COT dan kemudian mengalami penurunan setelah pemberian analgetik fentanyl dan sufentanil. Penurunan kadar MDA serum darah seiring dengan lamanya waktu pengamatan/koleksi sampel pada ketiga kelompok perlakuan. Penurunan kadar MDA serum setelah 10 menit pemberian  sufentanil tidak berbeda secara nyata dibandingkan dengan fentanyl, namun keduanya berbeda secara nyata dengan kelompok kontrol tanpa terapi. Kesimpulan:  Pemberian analgetik fentanyl dan sufentanil pada tikus dengan serebral iskemia paska COT dapat menurunkan kadar MDA yang bermakna. Didapatkan perbedaan kadar MDA serum tikus putih dengan serebral iskemia pasca COT setelah pemberian Fentanyl dan sufentanil, meskipun secara statistic tidak bermakna (p&gt;0,05).&#13;
Kata kunci: Fentanyl, Sufentanil, Malondialdehyde, Cedera Otak Traumatik&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ANESTHESIOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CEREBRAL ISCHEMIA - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ANALGESICS - PHARMACOKINETICS</topic>
 </subject>
 <classification>617.96</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106797</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-14 11:41:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-08 09:44:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>