<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106761">
 <titleInfo>
  <title>EKSPLORASI PENGUASAAN SISWA KELAS XI DALAM MENYELESAIKAN SOAL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DI SMAN 8 SUBULUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurjati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Matematika</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang selama ini digunakan sebagai program pengganti Ujian Nasional (UN) lebih banyak dikaji tentang hasil penyelesaian terkait dengan literasi dan numerasi, baik tingkat SD hingga SMA dengan jumlah dan level soal yang berbeda. Namun proses penyelesaian soal AKM yang dilakukan terkait dengan penguasaan literasi dan numerasi siswa belum banyak diungkap. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses siswa dalam menyelesaikan soal AKM. Penelitian melalui pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa kelas XI IPA 1 SMAN 8 Subulussalam tahun ajaran 2022/2023 yang dipilih dari 26 siswa keseluruhan kelas tersebut. Subjek penelitian mewakili siswa kategori tinggi, sedang dan rendah. Instrumen yang digunakan selain instrumen utama yaitu peneliti sendiri, dibantu dengan lembar soal tes AKM dan pedoman wawancara. Data diperoleh dari pemberian tes dan wawancara. Untuk menjamin keabsahan data digunakan triangulasi sumber, yaitu membandingkan data yang diperoleh dari siswa dan guru. Data dianalisis dengan menggunakan konsep Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyelesaian soal AKM yang dilakukan siswa tidak berjalan sesuai kondisi ideal, siswa melakukan proses mengamati gambar ilustrasi yang disajikan, menuliskan informasi soal dan yang ditanyakan, menerapkan konsep matematika untuk memecahkan masalah dan menyimpulkan jawaban. Tahapan penyelesaian soal AKM siswa cenderung kurang memahami isi soal dan tidak melakukan proses penalaran, terlihat dari siswa tidak mampu memberikan bukti kesimpulan yang diambilnya. Oleh karena itu guru perlu membiasakan siswa berlatih mengerjakan soal-soal AKM, terutama soal numerasi serta memperhatikan tahapan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal AKM.&#13;
Kata kunci: Penguasaan siswa, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106761</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-13 18:09:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-14 09:32:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>